Mojokerto,Sekilasmedia.com – Kapolres Mojokerto Andi Yudha Pranata menggelar dialog santai bersama mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di sebuah kafe kawasan Pacet, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan bertajuk dialog silaturahmi itu menjadi ruang komunikasi terbuka antara kepolisian dan kalangan mahasiswa guna memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Mojokerto.
Dalam forum yang berlangsung hangat tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari peran generasi muda dalam menjaga persatuan, dinamika sosial di tengah perkembangan informasi digital, hingga pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam menciptakan situasi kondusif.
Kapolres menegaskan bahwa Polri memandang mahasiswa sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, komunikasi yang baik dan dialog yang konstruktif menjadi kunci untuk mencegah kesalahpahaman serta potensi gangguan keamanan.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Sinergi dan komunikasi yang sehat harus terus dijaga agar Mojokerto tetap aman dan harmonis,” ujarnya.
Para mahasiswa yang hadir menyampaikan apresiasi atas keterbukaan jajaran Polres Mojokerto. Mereka berharap dialog semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat hubungan humanis antara aparat kepolisian dan kalangan akademisi.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antara Polri dan mahasiswa dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan daerah.






