Nasional

Menko Pangan Tinjau KDMP Candirenggo, Perkuat Peran Koperasi Desa sebagai Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

×

Menko Pangan Tinjau KDMP Candirenggo, Perkuat Peran Koperasi Desa sebagai Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, dalam rangka meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Candirenggo Singosari Malang (foto Basuki).

Malang, sekilasmedia.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, dalam rangka meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (24/2/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan langsung kondisi bangunan, kesiapan sarana dan prasarana, serta proyeksi pengembangan KDMP sebagai pusat distribusi dan penguatan ekonomi desa. KDMP Candirenggo diproyeksikan menjadi simpul strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat daya saing produk masyarakat di tingkat lokal.

Turut mendampingi dalam agenda tersebut Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub., jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Camat Singosari beserta Forkopimcam, serta perangkat Desa Candirenggo.

BACA JUGA :  Kasus 6 Laskar FPI di Tol Cikampek Akhirnya Dihentikan Polri

Dalam keterangannya, Menko Pangan menegaskan bahwa KDMP dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi desa yang berfungsi menampung sekaligus menyalurkan hasil produksi warga, mulai dari jagung, gabah, hasil peternakan hingga perikanan.

“Semua hasil produksi masyarakat dapat ditampung di koperasi desa. Dengan demikian, tidak ada lagi produk petani atau peternak yang tidak terserap pasar. Hasilnya akan kembali memberi manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, KDMP juga diproyeksikan terintegrasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Skema ini diharapkan menciptakan rantai pasok yang berkelanjutan antara produksi pangan desa dengan kebutuhan konsumsi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dari sektor akar rumput.

Penguatan infrastruktur gerai dan pergudangan di dua titik KDMP menjadi bagian dari strategi membangun koperasi desa yang lebih profesional dan mandiri. Dengan kapasitas penyimpanan yang memadai serta sistem distribusi yang tertata, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tingkat desa diharapkan lebih terjamin.

BACA JUGA :  Rocket Casino – Join, Play, and Celebrate Your Wins

Selain menopang program MBG, keberadaan KDMP juga diarahkan untuk mendukung swasembada protein serta meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, dan pelaku usaha kecil di desa. Model ini menempatkan koperasi bukan sekadar sebagai entitas usaha, melainkan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Pemerintah menilai, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan masyarakat desa menjadi kunci keberhasilan pengembangan KDMP.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, koperasi desa diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus fondasi ketahanan pangan yang kokoh dari desa untuk Indonesia.

Penulis: S Basuki