Daerah

Ngabuburit di Pasar Prambon, Warga Serbu Jajanan Takjil dan Kuliner Sore Hari

×

Ngabuburit di Pasar Prambon, Warga Serbu Jajanan Takjil dan Kuliner Sore Hari

Sebarkan artikel ini
Warga memadati kawasan Pasar Prambon saat ngabuburit, berburu aneka takjil dan jajanan khas Ramadhan menjelang waktu berbuka puasa. (Foto:Rose)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan Pasar Prambon dipenuhi penjual berbagai jenis jajanan khas Ramadhan. Deretan pedagang gorengan, jajanan tradisional, hingga minuman segar tampak diserbu pembeli sehingga menciptakan suasana ngabuburit yang ramai di sepanjang tepi jalan pasar.

Keramaian mulai terlihat sejak pukul 16.00 WIB di kawasan pasar Prambon. Warga yang datang dari berbagai desa berdatangan untuk menghabiskan waktu ngabuburit sambil berburu aneka takjil. Lalu lalang kendaraan yang melintas pun ikut terhambat karena banyaknya pembeli yang memadati bahu jalan.

Beragam pedagang musiman yang hanya dapat ditemui saat Ramadhan tampak berjejer menjajakan dagangannya, beberapa lapak bahkan diserbu pembeli sehingga harus antre untuk mendapatkan pesanan.

BACA JUGA :  Cegah Penyebaran Omicron, Polisi Sidoarjo Rutin Vaksinasi di Wilayah Perbatasan

“Selama bulan Ramadhan ini saya mengalami peningkatan penjualan yang cukup signifikan, dalam sehari saya mampu menjual puluhan porsi dibandingkan hari biasa,” Ujar penjual Martabak.

Tidak hanya warga sekitar, pengunjung yang datang dari luar kecamatan ikut meramaikan untuk sekedar menikmati suasana ngabuburit di lokasi tersebut. Mereka memanfaatkan waktu sebelum buka puasa tiba dengan berjalan-jalan, berburu makanan, sekaligus berkumpul bersama teman.

Salah satu pengunjung mengaku sengaja datang lebih awal ke Pasar Prambon untuk menghindari antrean panjang dan kemacetan. “Setiap sore saya pasti ke sini, sekalian jalan-jalan sama anak. Banyak pilihan makanan, jadi tidak bosan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Resmika PSBI Kampung Organik Brenjonk

Namun keramaian yang terjadi membawa dampak pada arus lalu lintas di sekitar pasar. Kendaraan roda dua dan roda empat tampak memenuhi sisi jalan, sehingga pengendara harus hati-hati saat melintas .

Momen ngabuburit tersebut tidak hanya menjadi ajang berburu takjil, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat. Tradisi tahunan ini selalu dinantikan karena mampu menghadirkan suasana Rhamadan yang hangat dan penuh kebersamaan. Diharapkan tradisi berburu takjil ini dapat berlangsung nyaman, aman, dan menjadi penggerak ekonomi bagi para pedagang kecil.