Mojokerto,Sekilasmedia.com-Kegiatan nonton bareng (nobar) film kembali digelar di Kota Mojokerto. Kali ini, Universitas Islam Majapahit (UNIM) bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Mojokerto mengadakan nobar film Sang Kiai yang terbuka untuk masyarakat secara gratis. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 25 Februari 2026 pukul 08.30 WIB di Graha Nuswantara lantai 1 UNIM Mojokerto.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menghadirkan hiburan yang sekaligus edukatif bagi masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa. Film yang mengangkat kisah perjuangan tokoh agama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia ini diharapkan bisa menumbuhkan rasa nasionalisme dan semangat belajar sejarah.
Perwakilan pihak UNIM mengatakan kegiatan ini tidak hanya sekadar menonton film bersama, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran nilai perjuangan bangsa. “Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, bisa mengambil pesan moral dari film ini. Harapannya setelah menonton, ada semangat baru untuk menghargai sejarah dan perjuangan para tokoh bangsa,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan minat literasi masyarakat. Pihak penyelenggara menilai pendekatan melalui film bisa menjadi cara yang lebih menarik agar masyarakat tertarik pada sejarah dan budaya.
Antusiasme peserta diperkirakan cukup tinggi karena kegiatan ini tidak dipungut biaya. Masyarakat yang ingin mengikuti nobar juga bisa mendapatkan informasi lebih lanjut melalui kontak panitia yang telah disediakan.
Pihak UNIM juga berharap kegiatan semacam ini bisa rutin dilakukan ke depannya dengan tema yang berbeda. “Kami terbuka untuk kolaborasi kegiatan edukatif lainnya. Semoga kegiatan ini bisa memberi manfaat dan pengalaman positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya acara nobar gratis ini, UNIM Mojokerto dan Dispusip Kota Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, tidak hanya di bidang pendidikan formal, tetapi juga budaya dan literasi masyarakat secara luas.





