Daerah

Semarak Bazar Ramadhan Lapas Mojokerto, Wujud Dukungan Nyata 15 Program Aksi Kemenimipas

×

Semarak Bazar Ramadhan Lapas Mojokerto, Wujud Dukungan Nyata 15 Program Aksi Kemenimipas

Sebarkan artikel ini
Bazar Ramadhan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto hadirkan aneka takjil dan karya Warga Binaan sebagai wujud dukungan 15 Program Aksi Kemenimipas serta penguatan jiwa kewirausahaan.(foto: doc)

 

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menggelar Bazar Ramadhan sebagai wujud nyata dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di blok lapangan tahanan yang dilaksanakan setiap sore selama bulan Ramadhan, Senin (23/2).

Kegiatan bazar menghadirkan beragam produk hasil karya Warga Binaan, mulai dari aneka makanan, minuman, hingga kerajinan tangan. Suasana semakin semarak dengan adanya live musik yang menghibur, menciptakan nuansa Ramadhan yang hangat dan penuh kebersamaan di dalam lingkungan lapas.

Berbagai menu takjil dan gorengan turut dijajakan dalam bazar tersebut, menjadi daya tarik tersendiri menjelang waktu berbuka puasa. Antusiasme tampak dari para pegawai dan warga binaan yang berpartisipasi dengan tertib dan penuh semangat.

BACA JUGA :  PERNAH JADI TEMPAT WISATA CAMPING GROUND GUNUNG WAYANG DI DESA SUMBERWULUH

Kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya pada poin 10 yaitu pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui bazar ini, hasil pembinaan kemandirian tidak hanya menjadi sarana pelatihan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang nyata.

Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa Bazar Ramadhan menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung program pemerintah sekaligus mendorong produktivitas warga binaan. “Bazar ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk belajar memasarkan produk, melatih kepercayaan diri, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kapolres Gresik Pimpin Penyekatan Kendaraan Angkut Ternak Sapi Di Morowudi

Ia menambahkan bahwa pembinaan kemandirian harus memberikan manfaat berkelanjutan. “Kami berharap keterampilan yang diasah selama di dalam lapas dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Salah satu Warga Binaan mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Kami senang bisa ikut berjualan dan menampilkan hasil karya sendiri. Adanya live musik juga membuat suasana lebih semangat dan kebersamaan terasa kuat,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto terus berkomitmen mendukung 15 Program Aksi Kemenimipas serta menghadirkan pembinaan yang produktif dan berdampak nyata.