Daerah

Yayasan Pendidikan Hidayatul Islam Resmikan Masjid dan MI Hidayatul Islam, Gugun Gumilar Tekankan Penguatan Pendidikan dari Kampung

×

Yayasan Pendidikan Hidayatul Islam Resmikan Masjid dan MI Hidayatul Islam, Gugun Gumilar Tekankan Penguatan Pendidikan dari Kampung

Sebarkan artikel ini
Peresmian Yayasan Pendidikan Hidayatul Islam, Masjid dan MI di Selaawi Kecamatan Pasawahan, Purwakarta (foto ; Ade Irma/Sekilasmedia.com)

 

PURWAKARTA, Sekilasmedia.com – Yayasan Pendidikan Hidayatul Islam meresmikan Masjid dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Islam, Selasa (4/2), bertempat di Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta.

Peresmian tersebut dihadiri Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia H. Gugun Gumilar, Asisten Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Asisten Daerah Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta Apsari Dewi, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, H. Gugun Gumilar menegaskan bahwa pembangunan Masjid dan MI Hidayatul Islam merupakan bagian dari ikhtiar membangun kebangsaan melalui jalur pendidikan yang dimulai dari kampung. Menurutnya, pendidikan agama harus menjadi fondasi utama agar kemajuan ekonomi, sosial, budaya, dan teknologi tetap sejalan dengan karakter kebangsaan dan nilai keislaman.

Ia menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi digital, serta kemampuan bahasa, termasuk bahasa Arab dan Inggris, agar anak-anak daerah memiliki daya saing global. Gugun berharap madrasah mampu memberikan layanan pendidikan yang setara dengan sekolah di perkotaan, lengkap dengan sarana pendukung seperti buku dan perangkat teknologi, serta dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

BACA JUGA :  PSHT Cabang Kabupaten Blitar Desak Polisi Buru Aktor Utama Diduga Perusuh saat Pengesahan Warga Baru

Gugun juga menegaskan bahwa pembangunan Masjid dan MI Hidayatul Islam tidak menggunakan dana APBD Purwakarta maupun anggaran Kementerian Agama. Pendanaan pembangunan tersebut murni berasal dari donasi luar negeri, khususnya dari Qatar, yang disalurkan langsung kepada yayasan melalui mekanisme resmi. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada para donatur, seraya berharap dukungan tersebut menjadi jembatan kerja sama keislaman dan internasional ke depan.

Menurutnya, madrasah dan pesantren memiliki peran strategis dalam melahirkan ulama dan cendekiawan muda bangsa. Ia pun mengajak generasi muda untuk berani bermimpi besar dan percaya pada diri sendiri, karena dari lingkungan pendidikan yang kuat akan lahir generasi unggul yang mampu berkontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Hidayatul Islam Asep Mupasil Kamil menyampaikan bahwa yayasan yang dipimpinnya terus mengembangkan layanan pendidikan Islam secara bertahap. Saat ini, lembaga pendidikan yang dikelola mencakup jenjang TK, Madrasah Diniyah, hingga Madrasah Ibtidaiyah, dengan fokus pada pembinaan akhlak dan karakter peserta didik.

BACA JUGA :  Kapolda Jatim Cek Vaksinasi di UMM bersama Presiden RI dan Kapolri

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta Apsari Dewi menyatakan dukungannya terhadap keberadaan Yayasan Pendidikan Hidayatul Islam. Ia menegaskan komitmen Kejaksaan untuk turut membantu pembinaan anak didik melalui pendekatan edukatif, seperti penyuluhan hukum, pencegahan perundungan (bullying), serta penguatan karakter di lingkungan pendidikan.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Yayasan Al-Muhajirin Kabupaten Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., yang menilai keberadaan Masjid dan MI Hidayatul Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan formal, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keagamaan dan sosial bagi masyarakat.

Peresmian Masjid dan MI Hidayatul Islam ini diharapkan menjadi tonggak penguatan peran Yayasan Pendidikan Hidayatul Islam dalam mencetak generasi penerus yang unggul, berkarakter Islami, dan berdaya saing global.