Daerah

Jalin Silaturahmi dan Sinkronisasi Program, Bumdesma Kecamatan Balongpanggang Gelar Bukber bersama PKDI Setempat

×

Jalin Silaturahmi dan Sinkronisasi Program, Bumdesma Kecamatan Balongpanggang Gelar Bukber bersama PKDI Setempat

Sebarkan artikel ini
Bukber, Direktur Bumdesma Balongpanggang Indah bersama PKDI setempat lakukan koordinasi dan sinkronisasi program. (Foto: Rudi/Sekilasmedia.com )

 

Gresik, Sekilasmedia.com- Momen bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 sebagai bulan yang penuh berkah, menjadi ajang pengurus Bumdesma Kecamatan Balongpanggang bersama Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) setempat menjalin silaturahmi dan sinkronisasi organisasi, pada Rabu (4/3/2026) di rumah makan Pandansari Balongpanggang.

Usai acara, Ketua PKDI Balongpanggang Siswadi kepada wartawan menegaskan bahwa kegiatan buka bersama antara Direktur Bumdesma Balongpanggang dengan para kepala desa selaku penasehat Bumdesma bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus sinkronisasi program organisasi.

” Dalam kegiatan sinkronisasi ini dibahas beberapa program, dimana dengan keberadaan koperasi desa merah putih kedepan, maka peran badan usaha milik desa bersama maupun bumdes tidak bersinggungan dan bisa berjalan berdampingan, serta maju bersama, ” ujar Kades Dapet.

BACA JUGA :  Netralitas ASN di Pemilu 2024, Ini Yang Disampaikan Pj Walikota Mojokerto

Karena menurut hematnya, Bumdesma maupun KDMP sama-sama meluncurkan program simpan pinjam kepada anggotanya, untuk itu perlu penataan ulang.

Perlu diketahui Bumdesma Kecamatan Balongpanggang merupakan salah satu bumdesma terbaik di Kabupaten Gresik, dengan aset yang dikelola lebih kurang Rp18 miliar. Dan program simpan pinjam adalah salah satu program yang berjalan sukses.

Disamping itu, Bumdesma Balongpanggang juga mempunyai program sosial berupa penyaluran bansos selama bulan Ramadhan ini, sebanyak 2100 paket sembako yang tersebar ke 25 desa di Kecamatan Balongpanggang.

BACA JUGA :  Sambut HUT Bhayangkara ke-77, Ratusan Personel Polres Gresik Donor Darah

Kedua, program pembuatan jamban rumah tangga atau sarana prasana rumah warga yang membutuhkan. Konsepnya, sistem bergulir untuk 7 desa masing-masing mendapatkan satu titik, rinciannya satu desa satu titik dengan anggaran Rp10 juta per titik.

” Alhamdulillah kegiatan bantuan sosial yang dilakukan Bumdesma sudah berjalan sejak lama, dan selama ini berjalan lancar serta memberikan manfaat langsung kepada desa,” pungkasnya.

Penulis : Rudi
Editor. : Erik