Kediri,Sekilasmedia.com – Menjelang libur Lebaran, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan kesehatan meski berada di luar daerah domisili. Kemudahan ini dirasakan langsung oleh Shinta Eviie Cicillia (30), pekerja yang sehari-hari tinggal dan bekerja di Surabaya, namun rutin pulang kampung ke Kediri setiap Lebaran.
Shinta mengaku merasa lebih tenang saat mudik karena kepesertaan JKN tetap dapat dimanfaatkan di kampung halaman sesuai ketentuan. Menurutnya, prinsip portabilitas dalam Program JKN sangat membantu peserta yang sedang bepergian atau berada di luar kota.
“Setiap tahun saat Lebaran saya pulang ke Kediri, sementara sehari-hari saya bekerja di Surabaya. Saya merasa terbantu karena JKN tetap bisa digunakan saat saya berada di Kediri, meskipun fasilitas kesehatan tempat saya terdaftar ada di Surabaya,” ujar Shinta saat ditemui di Kediri, Senin (16/03).
Ia juga menilai layanan BPJS Kesehatan kini semakin mudah diakses, termasuk bagi peserta yang sedang berada di luar daerah domisili. Kemudahan tersebut membuat peserta tetap bisa memperoleh pelayanan kesehatan saat mudik tanpa prosedur yang rumit.
“Bagi saya, layanan BPJS Kesehatan sekarang terasa lebih praktis. Saat berobat, peserta cukup menunjukkan KTP tanpa perlu lagi membawa fotokopi berkas. Bahkan ketika berada di luar kota, layanan di FKTP tetap bisa diakses hingga maksimal tiga kali kunjungan dalam sebulan,” kata Shinta.
Selain kemudahan akses layanan, Shinta mengingatkan pentingnya mengetahui kanal informasi yang telah disediakan BPJS Kesehatan. Menurut dia, peserta yang membutuhkan bantuan administrasi, informasi, maupun penanganan pengaduan dapat memanfaatkan layanan non tatap muka selama Lebaran.
“Kalau peserta membutuhkan informasi, ingin mengurus administrasi, atau mengalami kendala, sekarang sudah tersedia banyak kanal layanan yang bisa diakses dengan mudah. Mulai dari Aplikasi Mobile JKN, layanan PANDAWA melalui WhatsApp di nomor 0811 8165 165, hingga Care Center 165. Bahkan saat berada di rumah sakit, peserta juga bisa menghubungi petugas BPJS SATU untuk membantu penanganan keluhan di fasilitas kesehatan,” tambahnya.
Shinta pun mengingatkan peserta untuk memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif. Menurutnya, hal itu penting agar layanan kesehatan dapat diakses saat dibutuhkan, baik selama perjalanan mudik maupun ketika berada di kampung halaman.
“Yang paling penting, peserta harus memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif. Iuran pun perlu dibayarkan tepat waktu agar saat membutuhkan layanan kesehatan di kampung halaman, peserta bisa langsung memperoleh layanan tanpa kendala,” pungkasnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, menegaskan bahwa peserta JKN tetap dapat mengakses pelayanan kesehatan selama mudik Lebaran. Ia pun mengimbau peserta memastikan status kepesertaan tetap aktif agar layanan dapat digunakan saat dibutuhkan.
“Peserta JKN tidak perlu khawatir saat mengakses pelayanan kesehatan selama momentum mudik Lebaran. Sepanjang status kepesertaan aktif, layanan Program JKN tetap dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan, sehingga peserta dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih tenang,” ujar Tutus. (Adv)






