Daerah

Pra-Musrenbang RKPD 2027, Bupati Malang Tekankan Perencanaan Terukur dan Berdampak Nyata

×

Pra-Musrenbang RKPD 2027, Bupati Malang Tekankan Perencanaan Terukur dan Berdampak Nyata

Sebarkan artikel ini
Suasana Forum Perangkat Daerah dalam rangka Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2027, di Pendopo Kabupaten Malang (foto Basuki)

Malang,Sekilasmedia com– Bupati Malang, Sanusi, secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah dalam rangka Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2027, di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji Nomor 158, Kepanjen, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran Kepala Perangkat Daerah dan para camat se-Kabupaten Malang. Forum ini menjadi tahapan krusial dalam siklus perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah agar sejalan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Malang tahun 2027.

Dalam sambutannya, Bupati Malang menegaskan bahwa Forum Perangkat Daerah bukan sekadar agenda administratif, melainkan ruang strategis untuk menyatukan visi, menyinkronkan kebijakan, serta memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

BACA JUGA :  Layanan SIM di Satlantas Polres Probolinggo Kota di Tutup Sementara

“Forum Perangkat Daerah ini merupakan tahapan strategis dalam penyusunan RKPD Tahun 2027, yang tidak hanya menjadi arah pembangunan tahunan, tetapi juga sebagai jembatan untuk mencapai target-target pembangunan jangka menengah daerah,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya perencanaan yang partisipatif, transparan, dan berbasis data. Menurutnya, setiap perangkat daerah harus mampu memahami isu-isu strategis yang tengah dihadapi, sekaligus menetapkan target kinerja yang objektif, terukur, dan realistis.

Lebih jauh, Bupati mengingatkan agar tidak terjadi duplikasi maupun tumpang tindih program antar perangkat daerah. Sinkronisasi menjadi kunci, termasuk dalam mengakomodasi usulan masyarakat yang telah dihimpun melalui Musrenbang Kecamatan, sehingga selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Selain itu, integrasi antara dokumen perencanaan—mulai dari RPJPD, RPJMD, hingga dokumen sektoral—harus diperkuat agar setiap kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa kualitas perencanaan akan sangat menentukan dampak pembangunan yang dirasakan masyarakat.

BACA JUGA :  Menko PMK bersama Forkopimda Jatim Hadiri Pencanangan Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih di RSUD Dr Soetomo Surabaya

“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang digunakan memiliki manfaat yang jelas, terukur, serta berdampak luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang,” ujarnya.

Melalui forum ini, diharapkan lahir rekomendasi prioritas pembangunan yang tidak hanya selaras dengan arah kebijakan daerah, tetapi juga benar-benar merepresentasikan kebutuhan masyarakat.

Bupati pun mengajak seluruh perangkat daerah bekerja dengan semangat kolaboratif, inovatif, dan berintegritas, agar RKPD 2027 mampu menjadi instrumen pembangunan yang efektif dan berdaya guna.

Dengan dimulainya tahapan Pra-Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perencanaan yang akuntabel, terarah, serta mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.