Ekonomi

Ramadhan Market Expo Banjaragung, Hidupkan UMKM dan Thrift di Kabupaten Mojokerto

×

Ramadhan Market Expo Banjaragung, Hidupkan UMKM dan Thrift di Kabupaten Mojokerto

Sebarkan artikel ini
Gerbang masuk Ramadhan Market Expo di Pasar Tani Banjaragung yang menghadirkan puluhan stan fashion dan kuliner lokal. Foto: Lima

 

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Suasana sore di Pasar Tani Banjaragung, Gedang Klutuk, mendadak ramai dengan deretan stan fashion dan kuliner. Perhelatan bertajuk Ramadhan Market Expo yang digagas oleh Mojokerto Festival ini sukses menjadi magnet bagi anak muda dan keluarga yang ingin berburu kebutuhan Lebaran sambil menanti waktu berbuka.

Aprisal, selaku Ketua Pelaksana Mojokerto Festival, menjelaskan bahwa gelaran kali ini merupakan edisi ke-12 sejak komunitas ini berdiri pada tahun 2021. Dengan menempati lokasi baru di Pasar Tani Banjaragung, festival ini membawa misi untuk terus memajukan produk lokal dan ekonomi kreatif.

Expo kali ini menghadirkan kurang lebih 30 stan dengan kurasi yang menarik. “Komposisinya ada 25 stan fashion, yang didominasi thrift market, serta 5 stan F&B (makanan dan minuman). Kami ingin menyajikan pilihan belanja yang beragam untuk masyarakat,” ujar Aprisal.

BACA JUGA :  JMSI dan Diskop UKM Jatim Kembangkan Kemitraan UKM dan Pengusaha

Salah satu daya tarik utama pada pembukaan acara adalah sistem kupon belanja bagi pengunjung tercepat. “Khusus hari pertama, 100 orang yang datang pertama pada jam 2 siang kami beri kupon senilai Rp10.000 hingga Rp15.000 untuk dibelanjakan di area bazar,” tambahnya.

Antusiasme pengunjung terlihat jelas, salah satunya adalah Nava, seorang mahasiswi asal Mojokerto yang sedang asyik memilah pakaian di salah satu stan thrift.

“Lagi nyari-nyari buat Lebaran sih, alhamdulillah ada yang cocok. Karena tempatnya di Pasar Tani, lebih luas dan adem. Harganya juga ramah banget di kantong pelajar, tadi baru aja dapet kemeja bagus cuma Rp 50.000,” ujar Nava menunjukkan hasil buruannya.

BACA JUGA :  Kapolresta Sidoarjo Ikuti Panen Raya Serentak di Desa Kemuning Tarik

Nava juga berharap event seperti ini sering diadakan di wilayah Puri. “Disini juga banyak sekali pilihan makanannya juga enak-enak buat takjil dan bisa sekalian buat buka puasa,” tambahnya.

Meski edisi kali ini fokus pada pasar kreatif, Aprisal memiliki mimpi besar untuk membawa Mojokerto Festival ke level selanjutnya. “Harapan kami ke depan, selain bazar fashion dan kuliner, kami ingin menggelar event musik terbesar di Jawa Timur untuk menghibur warga Mojokerto,” pungkasnya.