Daerah

Shalat Isya Dan Taraweh Berjamaah Di Graha Dakwah Al Halim, Ratu Dewa Kenang 40 Hari Wafatnya H.Halim Ali

×

Shalat Isya Dan Taraweh Berjamaah Di Graha Dakwah Al Halim, Ratu Dewa Kenang 40 Hari Wafatnya H.Halim Ali

Sebarkan artikel ini
Walikota palembang H. Ratu Dewa kenang 40 hari wafatnya H.Halim Ali shalat dan taraweh berjamaah ( foto/kominfo palembang)

 

PALEMBANG,Sekilasmedia.com-Malam penuh doa dan kebersamaan menyelimuti Graha Kanzul Munawir Binurris Sholawat (Graha Dakwah Alhalim), Palembang, Minggu (15/3/2026) malam.

Ratusan masyarakat bersama tokoh agama dan pejabat daerah menghadiri acara mengenang 40 hari wafatnya Kms. H.A. Halim Ali Bin Kms. Ali, seorang tokoh masyarakat yang dikenal luas atas kepeduliannya terhadap sosial dan keagamaan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan Sholat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan Sholat Tarawih yang dipimpin langsung oleh Ustadz Abdul Somad (UAS).

BACA JUGA :  HUT ke-18 Partai Gerindra : Ahmad Baharudin Serukan Kader, Kawal Program Strategis Nasional di Tulungagung

Kehadiran tokoh agama, Habib Rizieg Shihab, Gubernur Sumatera Selatan, Wakil Gubernur Sumsel, Gubernur Jambi, serta Walikota Palembang Ratu Dewa, menambah makna mendalam dalam peringatan tersebut.

Selain sholat berjamaah, acara juga diisi dengan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama. Ratusan jamaah larut dalam lantunan doa, menciptakan suasana yang menyejukkan hati dan mempererat Silaturahmi.

Dalam sambutannya, Walikota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa almarhum Kms. H.A. Halim Ali Bin Kms. Ali adalah sosok orang tua sekaligus teladan dalam bermasyarakat. Beliau dikenal sebagai figur yang peduli terhadap kemajuan Kota Palembang, khususnya di bidang sosial dan keagamaan.

BACA JUGA :  Ribuan Biker Gelar Jambore Nasional ke-6 Yamaha F1ZR Indonesia dan Deklarasi Perang Lawan Narkoba 

Ratu Dewa menambahkan bahwa almarhum selalu konsisten memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Beliau bukan hanya seorang tokoh, tetapi juga panutan yang selalu hadir dengan kepedulian dan ketulusan. Warisan nilai-nilai yang beliau tinggalkan akan terus hidup dalam masyarakat Palembang,” ucapnya.

“Acara ini bukan sekadar mengenang kepergian seorang tokoh, melainkan juga menjadi pengingat bahwa kebersamaan, doa, dan kepedulian sosial adalah nilai yang harus dijaga.

Kehadiran para tokoh besar bersama masyarakat menunjukkan bahwa teladan almarhum telah menyatukan banyak kalangan dalam satu ikatan.tutupnya.(ril/lin)