Daerah

Reses DPRD Kota Palembang Dapil I Di Perumda Tirta Musi 

×

Reses DPRD Kota Palembang Dapil I Di Perumda Tirta Musi 

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama: Ir. Teddy Andrian, ST., IPM., ASEAN Eng. ( Foto/Sekilasmedia.Com)

Palembang,Sekilasmedia.com-Kegiatan reses Daerah Pemilihan (Dapil)| DPRD Kota Palembang Masa Persidangan II dilaksanakan di Kantor Perumda Tirta Musi Palembang, Jalan Rambutan. Agenda ini menyoroti keluhan masyarakat mengenai tekanan air yang rendah, jam layanan yang belum optimal, hingga gangguan distribusi, khususnya di wilayah Ilir Barat. Jumat ( 24/04/2026).

Reses tersebut secara khusus menyoroti persoalan layanan air bersih yang hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat di sejumlah wilayah Kota Palembang, terutama di kawasan Ilir Barat palembang.

Direktur Utama Perumda Tirta Musi, Teddy Andrian, mengungkapkan bahwa berbagai masukan dari anggota dewan Dapil I.menjadi perhatian serius pihak Dprd kota palembang

Menurutnya, keluhan yang paling sering disampaikan masyarakat berkaitan dengan tekanan air yang rendah, keterbatasan jam layanan, serta gangguan distribusi akibat kendala teknis di lapangan.

“Banyak masukan yang kami terima, terutama mengenai peningkatan layanan. Keluhan yang paling sering disampaikan masyarakat antara lain tekanan air yang rendah, jam layanan, hingga gangguan distribusi air akibat kendala di lapangan,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi manajemen Tirta Musi untuk mempercepat perbaikan sistem distribusi agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

BACA JUGA :  Sat Samapta Polres Blitar Gelar Patroli Rutin Sahur On The Road

Sebagai langkah konkret, pihak Perumda Tirta Musi telah menyiapkan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) baru untuk meningkatkan kecepatan penanganan keluhan pelanggan.

“Dalam sistem tersebut, setiap laporan pelanggan akan dikategorikan berdasarkan tingkat urgensinya, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Dengan metode ini, diharapkan penanganan masalah dapat dilakukan secara lebih terukur dan efisien.

“Untuk keluhan ringan, kami upayakan bisa ditangani secepat mungkin tanpa harus menunggu berhari-hari. Kami juga akan menyampaikan secara terbuka kepada pelanggan terkait kendala yang terjadi,” jelas Teddy.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya peningkatan transparansi layanan kepada pelanggan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyedia layanan air bersih milik daerah tersebut.

Selain pembaruan SOP, Perumda Tirta Musi juga tengah menyiapkan inovasi berbasis teknologi berupa aplikasi layanan pengaduan digital. Aplikasi tersebut direncanakan dapat diunduh melalui Google Play Store, sehingga memudahkan masyarakat dalam menyampaikan keluhan secara langsung.

Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat melaporkan gangguan dengan melampirkan foto serta titik koordinat lokasi. Laporan yang masuk akan dipantau secara real time selama 24 jam, mulai dari tahap survei hingga proses perbaikan.

“Dengan aplikasi ini, masyarakat tidak perlu lagi repot melapor. Cukup kirim foto dan lokasi, laporan akan langsung masuk dan bisa dipantau secara real time selama 24 jam,” jelasnya.

BACA JUGA :  Jumlah Penumpang Di Bandara Juanda Dalam Semester 1 Mencapai 6,8 Juta 

Teddy menargetkan peluncuran aplikasi tersebut dapat direalisasikan pada Mei 2026. Saat ini, nama aplikasi masih dalam tahap pembahasan bersama Pemerintah Kota Palembang dan pihak terkait lainnya.

Di samping peningkatan layanan, Perumda Tirta Musi juga terus melakukan penertiban terhadap praktik pencurian air yang masih ditemukan di lapangan.

Menurut Teddy, pencurian air tidak selalu terjadi di meter pelanggan, melainkan juga di jaringan pipa distribusi. Penanganan masalah tersebut membutuhkan pendekatan yang tepat serta kerja sama dengan berbagai pihak.

Dalam kesempatan tersebut, Teddy juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar terhadap kendala layanan yang terjadi, mengingat keterbatasan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia yang masih menjadi tantangan bagi perusahaan daerah tersebut.

Sementara Anggota DPRD Kota Palembang dapil I yang hadir dalam kegiatan reses tidak memberikan keterangan resmi kepada awak media terkait hasil pertemuan tersebut, Meski demikian, reses ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi antara legislatif dan penyedia layanan air bersih. Harapannya, berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti tegasnya.