Gresik,Sekilasmedia.com-Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Gresik gelar acara Halal Bihalal sekaligus Hari Lahir (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-80 yang mengangkat tema ” Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban “, yang diselenggarakan di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Kabupaten Gresik pada Sabtu (11/4/2026)/22 Syawal 1447 H.
Pada momen tersebut, Pengurus Cabang Muslimat NU Gresik juga memberikan penghargaan kepada PAC Muslimat NU seKabupaten Gresik sebagai wujud apresiasi dan motivasi untuk berjuang dalam memajukan organisasi tersebut.
Selanjutnya para hadirin, disuguhi sejarah awal waktu berdirinya Muslimat NU sampai sekarang, di kepemimpinan Hj Aliyah Ghozali, melalui program kerja nyata yang menyentuh masyarakat dalam acara selayang pandang.
Adapun, program kerja nyata meliputi diantaranya, pondok lansia, pembinaan napi perempuan di Lapas Kelas II Cerme, sosialiasi bahaya narkoba kepada masyarakat, UMKM, program pedas (pekan shodaqoh sampah) dan zero waste, serta masih banyak lagi.
Bahkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang hadir terkesima serta memberikan apresiasi terkait peran Muslimat NU Gresik atas dukungannya terhadap program pemerintah daerah untuk memajukan Kabupaten Gresik.
” Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih atas peran yang sudah dilakukan PC Muslimat NU Gresik sampai ranting tersebut. Karena pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, dalam membangun Gresik. Masih butuh sinergi dengan unsur lainnya seperti LSM, ormas (Ansor, Muslimat NU dan sebagainya) dan lainnya” ucapnya.
Ketika melihat potensi Muslimat NU Gresik sebagai salah satu ormas perempuan, dan memandang bahwa ekonomi berbasis gender khususnya perempuan saat ini mempengaruhi peningkatan PDB yang signifikan, bisa mendorong tingkat kesejahteraan. Maka kedepan, Bupati Gresik mendorong peran Muslimat NU Gresik untuk bisa menjalankan ekonomi berbasis gender tersebut.
Sementara itu, pada kesempatan sebelumnya Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Gresik Hj. Alifah Ghozali yang didampingi Ketua PAC Muslimat NU Kebomas Hj Lilik Hidayati menegaskan bahwa dalam menapaki usia 80 tahun / delapan dekade ini, perjalanan Muslimat Nahdlatul Ulama Gresik tidak mudah dan penuh perjuangan.
” Yang diwujudkan dalam bentuk pengabdian yang tulus dari Muslimat NU, dibuktikan dengan peningkatan kegiatan di berbagai bidang, seperti bidang kesehatan, ekonomi dan pendidikan,” jelasnya
Diketahui, bidang pendidikan sebagai salah satu bidang unggulan di Muslimat NU Gresik, telah memiliki 439 lembaga pendidikan di tingkat TK, RA dan Kelompok Bermain. ” Kita telah menyiapkan anak didik untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandas Hj Aliyah dengan optimis.
Terkait tema yang diusung pada Harlah Muslimat NU ke-80 tahun ini, yaitu “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban”, lebih lanjut Ketua PC Muslimat NU Gresik berharap mudah-mudahan Muslimat NU Gresik semakin semangat dan semakin menunjukkan jati dirinya sebagai bagian dari Bangsa Indonesia dalam memberikan kontribusinya membangun negeri.
Acara yang dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua PAC NU Kabupaten Gresik KH Mulyadi, MM, Ketua PAC Muslimat NU Kabupaten Gresik Hj. Aliyah Ghozali, jajaran pengurus Harian, OPD mitra Muslimat NU, Kepala BNNK Gresik AKBP Suharsih, Banom NU, PC Fatayat NU Gresik, Ansor dan seluruh pengurus PAC Muslimat NU se-Kabupaten Gresik.