Mojokerto,Sekilasmedia.com – BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto menggelar kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto pada Jumat (8/5). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dan dihadiri masyarakat setempat.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Mojokerto, Titus Sri Hardianto menyampaikan berbagai informasi terkait Program JKN, mulai dari pentingnya kepesertaan aktif hingga kemudahan layanan administrasi yang kini dapat diakses secara digital oleh masyarakat. BPJS Kesehatan terus berupaya memastikan seluruh masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan, termasuk bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang status kepesertaannya nonaktif. Bagi peserta PBI yang mengalami penonaktifan bis auntuk melakukan reaktivasi yang memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku.
“Bagi masyarakat yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta PBI namun statusnya nonaktif, dapat dilakukan pengecekan kembali dan apabila nonaktif bisa beralih segmen mandiri atau bisa melakukan reaktivasi melalui desa kelurahan maupun dinas sosial,” jelasnya.
Titus juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal layanan non tatap muka yang telah disediakan BPJS Kesehatan. Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan kepada peserta tanpa harus datang langsung ke kantor cabang. Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan administrasi melalui aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA 08118165165, hingga layanan informasi dan pengaduan melalui Care Center 165.
“Melalui Mobile JKN, peserta bisa cek status kepesertaan, mengubah data, melihat antrean pelayanan hingga skrining riwayat Kesehatan dan lain sebagainya secara mudah melalui handphone. Selain itu, terdapat layanan PANDAWA untuk berbagai kebutuhan administrasi, serta Care Center 165 yang siap membantu masyarakat selama 24 jam,” ujarnya.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini menyampaikan bahwa Program JKN memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, keberadaan BPJS Kesehatan telah membantu banyak masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya yang besar.
“Program JKN ini sangat penting karena kesehatan merupakan kebutuhan yang penting untuk masyarakat. Kehadiran BPJS Kesehatan membantu masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang sesuai dan memberikan rasa aman ketika membutuhkan pengobatan,” kata Yahya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memastikan kepesertaan JKN tetap aktif agar dapat digunakan sewaktu-waktu saat dibutuhkan. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan kesehatan harus terus ditingkatkan melalui kegiatan sosialisasi seperti ini.
“Tentunya masyarakat harus semakin memahami manfaat Program JKN dan tidak ragu memanfaatkan layanan yang telah disediakan. Sosialisasi ini menjadi sarana edukasi agar masyarakat mengetahui prosedur, maupun kemudahan layanan yang diberikan BPJS Kesehatan,” tuturnya.(adv)





