Daerah

Bupati Gresik Buka Muswil IDI Jatim 2026, Soroti Pemerataan Dokter dan Kesehatan Mental

×

Bupati Gresik Buka Muswil IDI Jatim 2026, Soroti Pemerataan Dokter dan Kesehatan Mental

Sebarkan artikel ini
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka Muswil Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jatim 2026, di Hotel Aston Gresik.(Foto: Diskominfo Pemkab Gresik)

Gresik,Sekilasmedia.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Timur Tahun 2026 di Hotel Aston Gresik, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (10/5/2026) itu diikuti 156 peserta dari 34 cabang IDI se-Jawa Timur dan 30 peserta dari 21 perhimpunan dokter spesialis.

Hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Ketua Umum PB IDI Kolonel Laut (Purn) dr. Wiweka, MARS, Wakil Sekretaris Jenderal PB IDI dr. Suroso Agus Widodo, Sp.KFR., AIFO-K, Ketua IDI Wilayah Jawa Timur dr. dr. Sutrisno, Sp.OG(K), serta jajaran pengurus dan peserta Muswil lainnya.

Dalam sambutannya, Gus Yani menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memperkuat layanan kesehatan, termasuk melalui program pembiayaan pendidikan dokter spesialis menggunakan APBD.

Program tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis di wilayah yang masih kekurangan layanan kesehatan, terutama di kawasan kepulauan Bawean.

BACA JUGA :  Satlantas Polres Mojokerto Kota Berikan Pelayanan SIM D Bagi Kaum Difabel

“ Kami menyiapkan pembiayaan pendidikan dokter spesialis secara gratis melalui APBD, dengan harapan setelah lulus para dokter ini kembali mengabdi di daerah yang membutuhkan, khususnya Bawean,” ujar Gus Yani.

Menurutnya, distribusi tenaga medis masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama antara pemerintah daerah dan organisasi profesi seperti IDI.

Selain itu, ia juga menyoroti meningkatnya persoalan kesehatan mental di kalangan generasi muda yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan lintas sektor.

“ Fenomena gangguan kesehatan mental pada usia muda kini menjadi tantangan nyata. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi erat bersama IDI untuk menjawab persoalan ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Jawa Timur dr. dr. Sutrisno, Sp.OG(K) mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai tuan rumah Muswil.

BACA JUGA :  Kejari Periksa 4 Anggota DPRD Jember terkait Dugaan Korupsi pengadaan makan dan minum Sosraperda 2023-2024. Yang Lain Tunggu Giliran

Ia menyebut Jawa Timur saat ini memiliki lebih dari 21 ribu dokter, terdiri atas sekitar 16 ribu dokter umum dan lebih dari 6 ribu dokter spesialis, dengan sekitar 450 rumah sakit yang tersebar di berbagai daerah.

Namun demikian, distribusi dokter disebut masih belum merata. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat memperluas peluang penyerapan tenaga medis.

Wakil Ketua Umum PB IDI Kolonel Laut (Purn) dr. Wiweka, MARS menegaskan bahwa IDI merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.

“ IDI bukan oposisi pemerintah. Kami adalah mitra strategis yang hadir untuk bersama-sama mencari solusi bagi pelayanan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Muswil IDI Jawa Timur 2026 diharapkan menghasilkan keputusan strategis sekaligus memperkuat regenerasi kepemimpinan organisasi profesi kedokteran di Jawa Timur.