TENTARAKU

Danrem Untoro Dampingi Wapang TNI Tinjau Percepatan Pembangunan KDKMP di Nganjuk

×

Danrem Untoro Dampingi Wapang TNI Tinjau Percepatan Pembangunan KDKMP di Nganjuk

Sebarkan artikel ini
Danrem 081/DSJ mendampingi Wapang TNI meninjau pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk. (Foto:Wibowo)

Nganjuk,Sekilasmedia.com-Korem 081/DSJ terus melakukan percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah jajarannya. Hingga hari ini, progres pembangunan mencapai sekitar 40 persen dari target penyelesaian hingga akhir Juli 2026.

“Target pembangunan KDKMP di wilayah kita hingga akhir Juli nanti sebanyak 1.890 unit. Dari jumlah tersebut, 718 unit di antaranya telah selesai dibangun,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro usai mendampingi Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal Tandyo Budi Revita meninjau KDKMP Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Selasa (12/5/2026).

Dari total target tersebut, hampir seluruh unit lainnya saat ini sudah memasuki tahap pembangunan dengan progres yang beragam. Hanya tersisa 42 titik yang hingga kini belum mulai pengerjaannya.

BACA JUGA :  Anggota Koramil 0814/11 Sumobito Melaksanakan Kegiatan Komsos

Danrem Untoro menjelaskan, percepatan pembangunan terus dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan seluruh jajaran di lapangan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, dalam sambutan, Wapang TNI menyampaikan optimismenya terhadap pembangunan KDKMP di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan baik.

“Kita meyakini bahwa percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat terus berjalan dengan baik. Secara fisik, Agrinas Pangan memberikan porsi yang lebih besar kepada TNI, khususnya TNI Angkatan Darat dalam mengawal percepatan program ini,” kata Jenderal Tandyo.

Ia menambahkan, hingga hari ini, tercatat sebanyak 8.816 unit terus didorong penyelesaiannya di seluruh Indonesia dan akan terus dikawal bersama.

BACA JUGA :  Kebersamaan Babinsa Koramil 0814/11 Sumobito Bersama Mitra Kerjanya Diwilayah Binaannya

Jenderal bintang empat itu juga mengungkapkan bahwa pengelolaan 30.000 KDKMP nantinya bukan hal yang mudah, terlebih dengan sistem distribusi yang cukup kompleks dengan adanya perubahan paradigma dari ekonomi pasar menuju ekonomi kerakyatan. Menurutnya, hal ini harus benar-benar dipahami oleh seluruh pihak.

“Perubahan ini harus benar-benar dipahami oleh seluruh pihak, karena program ini merupakan modal besar bagi kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian rakyat,” tegasnya.

Untuk itu, Wapang TNI meminta kepada Pangdam, Danrem, dan Dandim agar terus memperkuat komunikasi serta koordinasi dengan Forkopimda hingga tingkat paling bawah guna mengidentifikasi berbagai kebutuhan di lapangan sekaligus membenahi berbagai kekurangan yang masih ada.