Daerah

SD Islam Al-Ghozali Gelar Wisuda Tahfidz, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

×

SD Islam Al-Ghozali Gelar Wisuda Tahfidz, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
SD Islam Al-Ghozali Gelar Wisuda Tahfidz, (foto; Ade/Sekilasmedia.com)

Purwakarta,Sekilasmedia.com-SD Islam Al-Ghozali menggelar kegiatan Wisuda Hifdzil Qur’an sebagai puncak program penguatan hafalan Al-Qur’an yang berlangsung di Bale Sawala Yudistira Pemda Purwakarta, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk generasi rabbani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Dalam keterangannya, Rizik Alfajri selaku guru bidang tahfidz SD Islam Al-Ghozali yang beralamat di Jalan Ibrahim Singadilaga No. 36/39, Purwakarta, menyampaikan bahwa program tahfidz dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai implementasi visi sekolah dalam membangun generasi yang cerdas pikir dan cerdas dzikir.

“Alhamdulillah, kegiatan ini rutin kami laksanakan dari tahun ke tahun sebagai bentuk komitmen dalam membentuk generasi rabbani yang tidak hanya cerdas secara pemikiran, tetapi juga kuat dalam dzikir dan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pengadilan Agama Blitar Rayakan Milad ke -143

Ia menjelaskan, program tahfidz tidak hanya berfokus pada hafalan semata, tetapi juga melalui tahapan sidang munaqosah hingga wisuda tahfidz sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian siswa.

Peserta wisuda tahfidz sendiri berasal dari berbagai jenjang kelas, mulai dari kelas 2 hingga kelas 6. Menurutnya, siswa yang mengikuti program tersebut merupakan anak-anak yang memiliki kemampuan akselerasi dalam hafalan Al-Qur’an.

“Jadi tidak dibatasi per kelas. Ada siswa yang mampu menyelesaikan target hafalan lebih cepat dari ketentuan yang ditetapkan sekolah,” katanya.

BACA JUGA :  DPRD Kabupaten Blitar Gelar Rapat Paripurna Khusus Penyampaian Laporan Reses

Dalam kegiatan tersebut, SD Islam Al-Ghozali juga mengusung tema “Al-Qur’an di Dada, Adab dalam Perbuatan: Menjadikan Hafidz sebagai Teladan Anti-Bullying.” Tema tersebut menjadi penguatan bahwa program tahfidz tidak hanya berorientasi pada hafalan Al-Qur’an, tetapi juga pembentukan karakter, adab, dan perilaku positif siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Rizik berharap program tahfidz mampu menjadi bekal penting bagi para siswa di tengah tantangan zaman saat ini. Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an bukan hanya sebatas menghafal ayat, tetapi juga memahami makna serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang paling utama adalah menanamkan rasa cinta kepada Al-Qur’an sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup,” pungkasnya.