Daerah

Bupati Mojokerto Tinjau RTLH di Desa Canggu, Renovasi Rumah Segera Direalisasikan

×

Bupati Mojokerto Tinjau RTLH di Desa Canggu, Renovasi Rumah Segera Direalisasikan

Sebarkan artikel ini
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa meninjau kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Desa Canggu, Kecamatan Jetis (Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa meninjau kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Yudi Hartono (60), warga RT 11 RW 04 Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kamis (23/7). Kunjungan tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam merealisasikan program renovasi rumah bagi warga yang membutuhkan.

Dalam peninjauan itu, Bupati yang akrab disapa Gus Bupati didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Selain melihat kondisi bangunan, ia juga memastikan keadaan kesehatan Yudi Hartono yang tengah berjuang melawan penyakit stroke.

BACA JUGA :  50 Masjid dan 10 Lembaga di Sidoarjo Mendapatkan Tandon Air

Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Sosial sempat mengusulkan agar Yudi mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Namun, usulan tersebut belum dapat disetujui oleh pihak keluarga.

Menyikapi hal tersebut, Gus Bupati mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama membantu merawat Yudi di rumahnya. Ia juga berharap putra keduanya, Diki, dapat terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada sang ayah.

Untuk mendukung proses renovasi, material bangunan akan disiapkan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKPP) Kabupaten Mojokerto. Sementara itu, Perumdam Majapahit akan memasang kembali sambungan air bersih yang sebelumnya terputus tanpa biaya pemasangan, serta memberikan layanan penggunaan air gratis hingga 10 meter kubik setiap bulan.

BACA JUGA :  Kebutuhan Vaksinasi Semakin Meningkat, Polresta Sidoarjo Masifkan Layanan Booster Hingga Malam Hari

Usai meninjau rumah Yudi Hartono, Gus Bupati melanjutkan kunjungan ke satu rumah tidak layak huni lainnya yang berada tidak jauh dari lokasi. Rumah tersebut diketahui milik seorang warga berkebutuhan khusus yang saat peninjauan sedang tidak berada di kediamannya.