Daerah

Gus Fawait 4.000 Beasiswa untuk Warga Jember

×

Gus Fawait 4.000 Beasiswa untuk Warga Jember

Sebarkan artikel ini
Gus Fawait siapkan beasiswa untuk warganya. (Foto aurel)

 

Jember,sekilasmedia.com- Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait mengajak pelajar berani bercita-cita tinggi saat memimpin apel siswa di SMPN 1 Pakusari, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Bunga Desaku atau Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan yang menyasar pelayanan sekaligus pembinaan masyarakat.

Di hadapan ratusan siswa, Gus Fawait mengatakan pertemuan itu bukan sekadar apel, tetapi juga menjadi ruang berbagi motivasi dan ilmu.

“Pertemuan ini saya niatkan sebagai majelis ilmu untuk memberikan arahan, baik tentang pendidikan maupun kesehatan,” kata Gus Fawait.

Ia kemudian menceritakan perjalanan hidupnya sebelum menjabat sebagai Bupati Jember hingga akhirnya dipercaya memimpin daerah.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Blitar Sikapi Temuan Catatan Laporan WTP, Kami Kawal Sampai Tuntas

“Sebelum jadi bupati, saya anggota DPRD Provinsi Jawa Timur selama 10 tahun. Sebelum itu saya anak pondok pesantren di Kecamatan Jombang,” ujarnya.

Menurutnya, berasal dari wilayah pelosok tidak pernah menjadi penghalang untuk menggapai pendidikan tinggi maupun meraih kesuksesan.

Gus Fawait mengisahkan dirinya mampu melanjutkan kuliah S1 di Universitas Airlangga Surabaya sebelum meniti karier di dunia politik dan pemerintahan.

Ia pun menantang seluruh siswa agar memiliki tekad kuat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Ingat, status sosial orang tua bukanlah penentu masa depan seseorang, melainkan ilmu yang dimiliki,” tegasnya.

Gus Fawait menilai ilmu menjadi modal utama untuk mengubah kehidupan, bukan latar belakang keluarga ataupun kondisi ekonomi.

BACA JUGA :  Rembug Desa Di Gelar Di Kecamatan Puri, Bahas Soal Peduli Lingkungan.

“Anak orang miskin bisa menjadi ulama, pejabat, atau orang sukses kalau mempunyai ilmu,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Jember, lanjutnya, terus memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa bagi siswa berprestasi maupun keluarga kurang mampu.

Tahun sebelumnya, lebih dari 7.000 anak telah memperoleh dukungan kuliah. Tahun ini, pemerintah kembali menyediakan kuota beasiswa bagi 4.000 pelajar Jember.

Ia juga meminta lulusan SMP dan MTs tidak berhenti sekolah, melainkan melanjutkan ke SMA, SMK, atau Madrasah Aliyah sebagai syarat mengakses beasiswa.

“Jadi orang jangan nanggung. Kalau besar sekalian, bisa memberi manfaat seperti kayu yang dijadikan pintu maupun kusen,” pungkas Gus Fawait.