Daerah

Pemkab Mojokerto Percepat Transformasi Digital, Gus Bupati Tekankan Integrasi Sistem dan Satu Data

×

Pemkab Mojokerto Percepat Transformasi Digital, Gus Bupati Tekankan Integrasi Sistem dan Satu Data

Sebarkan artikel ini
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberikan arahan saat Rapat Koordinasi Implementasi Pemerintah Digital di Smartroom Satya Bina Karya (SBK), Kamis (23/7/2026), guna memperkuat integrasi sistem dan pelayanan publik berbasis digital.(foto: Wibowo)

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat langkah menuju pemerintahan berbasis digital. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab Mojokerto menggelar Rapat Koordinasi Implementasi Pemerintah Digital Kabupaten Mojokerto di Smartroom Satya Bina Karya (SBK), Kamis (23/7/2026).

 

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum untuk menyatukan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, efektif, dan akuntabel melalui penerapan teknologi informasi yang terintegrasi.

 

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak ditentukan oleh banyaknya aplikasi yang dimiliki pemerintah daerah. Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana seluruh sistem dapat saling terhubung sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Legislator Eko Yulianto Dicurhati Anjloknya Harga Tembakau

 

Ia meminta seluruh perangkat daerah menghilangkan ego sektoral dalam pengembangan sistem informasi. Setiap aplikasi maupun layanan digital harus menjadi bagian dari Arsitektur Pemerintah Digital Kabupaten Mojokerto agar proses bisnis, data, dan pelayanan publik berjalan secara terpadu.

 

Selain integrasi sistem, Bupati yang akrab disapa Gus Bupati itu juga menekankan pentingnya implementasi Satu Data Kabupaten Mojokerto. Ia berharap seluruh proses perencanaan pembangunan, penyusunan anggaran, pelaksanaan program hingga evaluasi kinerja berlandaskan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Kebijakan yang baik lahir dari data yang berkualitas. Karena itu, setiap keputusan pemerintah harus berbasis data yang valid dan terintegrasi,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Gus Bupati juga mengingatkan bahwa masyarakat kini mengharapkan pelayanan yang cepat serta memiliki kepastian waktu penyelesaian. Oleh sebab itu, seluruh OPD diminta menerapkan standar pelayanan atau Service Level Agreement (SLA), mulai dari kecepatan respons, kepastian layanan, penanganan gangguan sistem hingga penyelesaian pengaduan masyarakat.

BACA JUGA :  Wabup Mengapresiasi Prestasi Yang Diraih Oleh DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto

 

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto, Nugraha Budhi Sulistya, melaporkan sejumlah capaian implementasi pemerintah digital. Beberapa program strategis telah rampung, di antaranya penyusunan proses bisnis seluruh OPD dan asesmen infrastruktur jaringan fiber optik di lingkungan Pemkab Mojokerto.

 

Adapun sejumlah program lain masih terus berjalan, seperti pelaksanaan Audit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pengembangan aplikasi E-Teken, aplikasi Mojocaakti, serta penguatan Jaringan Intra Pemerintah sebagai fondasi transformasi digital di Kabupaten Mojokerto.