Jember,Sekilasmedia.com- Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Jember menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Jember. Pembangunan diarahkan tidak hanya berpusat di area perkotaan, melainkan wajib menyentuh kawasan pedesaan hingga dusun-dusun terpencil.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, mengungkapkan bahwa dorongan ini didasari oleh banyaknya aspirasi masyarakat desa yang selama ini merasa belum tersentuh oleh pembangunan infrastruktur dasar yang memadai.
”Kami di Fraksi Gerindra berkomitmen penuh agar anggaran daerah atau APBD betul-betul berpihak kepada kepentingan publik. Tambahan dana transfer pada P-APBD 2026 dari pemerintah pusat kepada Pemkab Jember, Fraksi Gerindra mendorong agar digunakan untuk pembangunan infrastruktur baik jalan maupun penerangan jalan di pedesaan yang selama ini belum mendapatkan pembangunan,” ujar Ardi Pujo Prabowo, Kamis (13/8/2026).
Menurut Ardi, fasilitas yang paling mendesak dan dikeluhkan warga di kawasan pinggiran seperti wilayah Jember Selatan meliputi perbaikan jalan utama serta penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU). Fasilitas tersebut dinilai sangat vital untuk mendukung roda ekonomi masyarakat pedesaan yang mayoritas berprofesi sebagai petani, pedagang, dan nelayan yang beraktivitas sejak pagi hari.
Ardi menilai, terobosan pemerintah daerah dalam mengupayakan alokasi anggaran pembangunan, baik melalui pemanfaatan Dana Alokasi Umum (DAU) maupun skema skema pembiayaan yang transparan, merupakan langkah tepat yang perlu diapresiasi.
”Langkah ini berorientasi pada kemanfaatan nyata bagi masyarakat. Ketika infrastruktur desa terbangun dan penerangan jalan memadai, mobilitas warga menjadi lancar dan perekonomian warga di pelosok akan terangkat,” tambahnya.
Lebih lanjut, terkait dana talangan dalam a 2027, Fraksi Gerindra pada prinsipnya setuju untuk perbaikan pelayanan kesehatan di RS pemerintah dan pemerataan pembangunan infrastruktur
Terkait skema pembiayaan pembangunan, Fraksi Gerindra menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh proses dan mekanisme pembiayaan berjalan sesuai regulasi serta perundang-undangan yang berlaku.
Pihaknya berharap pembahasan rancangan anggaran di Badan Anggaran (Banggar) DPRD dapat segera rampung sehingga pelaksanaan program pembangunan infrastruktur di kawasan pedesaan dan dusun terpencil dapat direalisasikan dengan lancar serta tepat sasaran.






