Daerah

Muara Enim Bebas Macet Truk Batu Bara Groundbreaking Infrastruktur Pemisah Jalur Jadi Kunci Jawabannya

×

Muara Enim Bebas Macet Truk Batu Bara Groundbreaking Infrastruktur Pemisah Jalur Jadi Kunci Jawabannya

Sebarkan artikel ini
Solusi Konflik Jalan Raya: Wagub Sumsel Apresiasi Langkah PT MME Pisahkan Truk Tambang dari Warga ( foto/humas prov sumsel)

Muara Enim,Sekilasmedia.com-Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan sistem transportasi batubara yang aman, tertib, dan minim dampak negatif bagi masyarakat. Sebagai langkah konkret, PT Manambang Muara Enim (MME) resmi memulai pembangunan infrastruktur pemisah jalur melalui groundbreaking jembatan dan flyover pada Rabu (26/8/2026).

Proyek strategis ini bertujuan memisahkan jalur angkutan berat pengangkut batubara dari jalan umum yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari. Dengan adanya pemisahan jalur ini, diharapkan dapat meningkatkan kelancaran distribusi batubara sekaligus menekan potensi konflik lalu lintas serta risiko kecelakaan di wilayah Muara Enim.

Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, yang hadir langsung dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif PT MME. Menurutnya, infrastruktur ini merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan dan gangguan aktivitas tambang terhadap mobilitas warga.

BACA JUGA :  Polisi Gresik Berhasil Ringkus Maling Bobol Rumah di Sidayu 

“Pembangunan jembatan dan flyover yang kita mulai hari ini diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan kelancaran transportasi batubara, sekaligus mengurangi potensi konflik antara lalu lintas angkutan batubara dengan mobilitas masyarakat,” ujar Cik Ujang.

Selain aspek keselamatan dan kelancaran logistik, Cik Ujang juga menyoroti pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan. Ia berharap proyek ini tidak hanya menguntungkan operasional PT MME, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi warga sekitar, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja lokal selama masa konstruksi dan operasional.

Sikap positif serupa disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Plt. Bupati Muara Enim, Sumarni, menyambut baik upaya pemisahan jalur transportasi berat ini. “Kami Pemerintah Kabupaten Muara Enim menyambut baik inisiasi dari PT MME untuk memisahkan jalan umum dengan jalan transportasi batubara,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Pengobatan Gratis Polresta Sidoarjo dan Bansos di Kawasan Padat Penduduk

Dari sisi korporasi, CEO PT Manambang Muara Enim, Hariyanto Damanik, menyatakan dukungan penuh terhadap arahan Pemprov Sumsel. Ia menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menciptakan tata kelola pertambangan yang lebih baik melalui infrastruktur transportasi yang aman dan terkendali.

Acara groundbreaking ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci, termasuk Asisten I Setda Provinsi Sumsel H. Apriyadi, Kepala Dinas ESDM Sumsel Handriansyah, dan Kepala Dinas Dukcapil Sumsel Deswan Irsyad. Kehadiran mereka mencerminkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mengatasi tantangan logistik dan menjamin keselamatan jalan di Sumatera Selatan.