Peristiwa

Ratusan Massa HKTI Geruduk Kantor PT BSP Tbk Kisaran, Tuntut Pertanggungjawaban Perusakan Posko dan Bentrokan Berdarah

×

Ratusan Massa HKTI Geruduk Kantor PT BSP Tbk Kisaran, Tuntut Pertanggungjawaban Perusakan Posko dan Bentrokan Berdarah

Sebarkan artikel ini
Aksi Demo HKTI Berujung Bentrok dengan Security PT BSP tbk Kisaran ( SekilasMedia.com)

Asahan,Sekilasmedia.com-Ribuan massa yang tergabung dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggelar aksi damai sekaligus menuntut keadilan di depan Kantor Besar PT BSP Tbk Kisaran, Kabupaten Asahan, Kamis (13/08/2026). Aksi besar ini dipicu oleh peristiwa perusakan Posko HKTI yang diduga dilakukan oleh petugas keamanan (security) PT BSP pada Senin, 10 Agustus 2026 lalu, di mana pelaku diketahui mengenakan penutup wajah atau masker saat melancarkan aksinya.

Kemarahan warga dan elemen HKTI memuncak ketika rombongan massa yang datang untuk menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban justru mendapat perlawanan dari petugas keamanan perusahaan.
Ketegangan yang memuncak akhirnya memicu bentrokan fisik yang tidak terhindarkan. Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan sedikitnya lima orang dari kalangan massa HKTI mengalami luka-luka. Kerugian tak hanya berupa korban jiwa, melainkan juga kerusakan harta benda, di mana dua unit mobil pikap milik massa mengalami kerusakan parah berupa pecahnya kaca depan kendaraan akibat lemparan batu yang terjadi di lokasi.

BACA JUGA :  Oleng Lalu Masuk Kebun, Toyota Rush Ringsek

Koordinator Aksi, Safarudin Harahap, atau yang akrab disapa Uden Menek, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan peristiwa ini berlalu begitu saja. Ia menyatakan akan segera melaporkan seluruh rangkaian peristiwa, mulai dari perusakan posko hingga kerusuhan dan kerusakan dua unit mobil pikap tersebut kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Asahan guna diproses sesuai jalur hukum yang berlaku.

BACA JUGA :  Kapolsek Bantur Perintahkan Anggota Melakukan Pencarian Orang Terseret Arus Di Pantai Balekambang

Pihak PT BSP Tbk Kisaran dituntut untuk memberikan pertanggungjawaban secara terbuka dan transparan atas segala peristiwa yang terjadi. Terlebih adanya dugaan keterlibatan pihak lain yang turut memperkeruh suasana, perusahaan dianggap wajib mengklarifikasi sekaligus menindak tegas seluruh oknum yang terlibat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, situasi masih berlangsung tegang namun tetap terpantau terkendali. Massa berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti laporan yang akan diajukan serta mengusut tuntas akar persoalan, sehingga tercipta keadilan dan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang dirugikan dalam peristiwa ini.