Pendidikan

SMK Tamansiswa Mojokerto Perluas Akses Magang, 80 Siswa Disiapkan Tembus Dunia Kerja Jepang

×

SMK Tamansiswa Mojokerto Perluas Akses Magang, 80 Siswa Disiapkan Tembus Dunia Kerja Jepang

Sebarkan artikel ini
SMK Tamansiswa Mojokerto membekali siswa melalui program PKL dan magang, termasuk menyiapkan 80 siswa untuk mengikuti program kerja ke Jepang. (Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com–SMK Tamansiswa Mojokerto terus memperkuat program penyiapan lulusan agar memiliki pengalaman dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Sekolah tersebut menggandeng ratusan perusahaan mitra, baik di dalam negeri maupun luar negeri, untuk membuka kesempatan praktik kerja, magang, hingga penempatan kerja bagi para siswa.

Dengan jumlah peserta didik mencapai 2.238 siswa, sekolah berupaya membekali mereka sejak sebelum lulus. Salah satu tahap yang wajib dijalani siswa kelas XI adalah Praktik Kerja Lapangan (PKL). Melalui program tersebut, siswa dapat mengenal lingkungan kerja secara langsung sekaligus mengasah kemampuan sesuai kompetensi keahlian masing-masing.

Kepala SMK Tamansiswa Mojokerto, Ki Willibrordus Widya Christanto, SE, MM atau yang akrab disapa Ki Willi, mengatakan pihak sekolah memberikan ruang bagi siswa yang mendapatkan peluang melanjutkan ke perusahaan tempat mereka menjalani praktik.

“Kita sudah bekerja sama dengan ratusan perusahaan dan sudah banyak alumni yang langsung bekerja usai lulus. Saat ini sudah ada tujuh siswa yang sudah magang kerja dan satu proses kerja di Jepang,” jelas Ki Willi.

BACA JUGA :  Penutupan MSC7 Tahun 2025, MI Alkarimi Gresik Gelar Api Unggun dan Pensi Pramuka

Untuk peluang kerja di Jepang, pihak sekolah menjalin kerja sama dengan LPK PT JIAEC. Kerja sama tersebut dilakukan untuk membantu mempersiapkan siswa, termasuk proses pelatihan dan pemilihan perusahaan tujuan.

Salah satu siswa yang telah dinyatakan siap bekerja di Jepang dijadwalkan berangkat pada Desember 2026. Sekolah menyatakan akan mendampingi siswa mulai dari tahap persiapan hingga berada di negara tujuan.

“Kami pihak sekolah tak hanya memberangkatkan saja, namun kita dampingi hingga sudah benar-benar bekerja. Saat ini sudah ada 80 siswa yang menyiapkan diri ikut program kerja di Jepang,” terang Ki Willi.

Program magang dan persiapan kerja tersebut mendapat respons positif dari orang tua siswa. Salah satunya orang tua Shalsa Tasya, yang menilai program magang membantu siswa memperoleh pengalaman sebelum benar-benar memasuki dunia kerja.

“Saya sangat mendukung program magang kerja dari sekolah. Apalagi sebelum kerja ada magangnya maupun pelatihannya sesuai kemampuan siswa,” ujarnya.

BACA JUGA :  Dukung Pendidikan Berkualitas, Universitas Islam Kadiri Gelar Media Gathering “Ngopi Bareng Media”

Sementara itu, Affan Rafi Suwito, siswa asal Mojokerto yang telah dinyatakan akan bekerja di Jepang, mengaku telah menjalani pelatihan selama enam bulan. Ia menyebut persiapan dilakukan bersama LPK dan pihak sekolah sebelum keberangkatan.

“Segala persiapan maupun pelatihan yang saya dapatkan dari LPK serta SMK Tamansiswa dan hasilnya sudah dipastikan bisa berangkat bulan Desember 2026 mendatang,” jelas Affan.

Sejumlah siswa SMK Tamansiswa Mojokerto juga telah menjalani program magang di perusahaan sesuai bidang keahlian. Dari kompetensi Teknik Pemesinan/Pengelasan, terdapat Rehan Andriansyah di PT Zenith All Mart, Achmad Ari Wibowo di CV CPI Machinery, serta Bayu Tegar Hidayat dan Bilal Lihab di CV Fajar Mitra Sentosa.

Sementara dari kompetensi Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Veshy Az’zahra menjalani magang di PT Central Karya Lintas Buana. Adapun dari Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), terdapat Hafiz Ahmad Ramadhan di CV Gleercall Teknik dan Candra Dwi Putra Pratama di PT Nusantara Teknik Utama. (Adv)