Lamongan,Sekilasmedia.com-Kepengurusan baru Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Konsolidasi organisasi menjadi agenda awal kepengurusan baru dengan target meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Pengukuhan jajaran pengurus DPC PKB Lamongan berlangsung di Hotel Aqillah, Jalan Raya Deket, Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Minggu (27/9/2026) siang.
Ketua DPC PKB Lamongan, H. Abdul Ghofur, mengatakan kepengurusan baru akan memperkuat konsolidasi struktur partai secara berjenjang, mulai dari DPC, Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), ranting hingga anak ranting.
Langkah tersebut disiapkan untuk menghadapi agenda organisasi sekaligus meningkatkan perolehan kursi PKB di DPRD Kabupaten Lamongan pada Pemilu 2029.
” PKB Lamongan saat ini memiliki 12 kursi di DPRD Kabupaten Lamongan dan menargetkan penambahan menjadi 16 kursi,” ungkap Abdul Ghofur.
Menurutnya, target tersebut membutuhkan kerja organisasi yang terukur dan konsolidasi seluruh struktur. Karena itu, jajaran pengurus di setiap tingkatan akan diarahkan untuk memperkuat koordinasi serta menjalankan agenda partai secara bersama-sama.
Salah satu agenda penting yang disiapkan yakni Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab). Forum tersebut akan menjadi ruang untuk menyusun program kerja sekaligus menetapkan arah organisasi selama masa bakti 2026–2031.
” Muskercab nantinya diharapkan tidak hanya menjadi forum penyusunan program internal, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus dalam menghadapi agenda politik dan organisasi ke depan,” tambah Abdul Ghofur.
Pengukuhan kepengurusan baru tersebut juga membawa tema “Melipatgandakan Kemenangan, Menghijaukan Lamongan.” Tema itu menjadi bagian dari pesan organisasi dalam menjalankan roda kepengurusan selama lima tahun ke depan.
Dengan pengukuhan tersebut, DPC PKB Lamongan memasuki periode baru dengan fokus pada penataan struktur, konsolidasi internal, penyusunan program kerja dan persiapan menghadapi agenda politik mendatang.






