Mojokerto,Sekilasmedia.com-Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat di wilayah Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Salah satunya melalui kegiatan Sabuk Kamtibmas yang mempertemukan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Puri dengan sejumlah perguruan pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Puri.
Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Balai Desa Plososari, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Minggu (6/9/2026), tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antarperguruan pencak silat dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dan berakhir pukul 15.30 WIB. Sekitar 100 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Acara dipimpin Kapolsek Puri AKP Agus Setiawan, S.H., M.H., bersama unsur Forkopimca Puri dan para pimpinan perguruan pencak silat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Puri Satrio Wahyu Utomo, S.IP., M.Si., Babinsa Puri Serda Gufron yang mewakili Danramil Puri, Ketua IPSI Kecamatan Puri As’ad, serta para ketua perguruan pencak silat beserta anggotanya.
Delapan perguruan pencak silat yang hadir yakni PSHT Ranting Puri, PSHW Ranting Puri, Pagar Nusa Kecamatan Puri, Tapak Suci Kecamatan Puri, ASAD Kecamatan Puri, IKS PI Kera Sakti, Kelatnas Perisai Diri, dan Betako Merpati Putih.
Dalam sambutannya, Ketua IPSI Kecamatan Puri As’ad menyampaikan apresiasi kepada Forkopimca Puri dan seluruh perguruan pencak silat yang telah hadir. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, saling mengenal dan membangun komunikasi antarperguruan. Tempat pelaksanaannya juga berpindah-pindah,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Puri.
Sementara itu, Camat Puri Satrio Wahyu Utomo mengapresiasi kebersamaan yang terjalin antara Forkopimca dan delapan perguruan pencak silat di wilayah tersebut.
“Saya baru bertugas di Kecamatan Puri dan saya sangat senang melihat kegiatan seperti ini. Luar biasa, delapan perguruan yang berbeda bisa berkumpul bersama dalam suasana guyub,” ungkapnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya penggunaan telepon seluler, juga perlu mendapat perhatian. Ia berharap IPSI Kecamatan Puri mampu mencetak kader-kader muda yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga mampu ikut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kami berharap IPSI bisa mencetak kader-kader muda yang berprestasi sekaligus ikut menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Puri AKP Agus Setiawan mengatakan bahwa selama kurang lebih dua bulan dirinya bertugas di wilayah Kecamatan Puri, situasi kamtibmas secara umum berjalan aman dan kondusif.
“Alhamdulillah, sampai saat ini wilayah Puri aman dan kondusif, tidak ada konflik antarperguruan silat,” kata Agus.
Ia menilai kegiatan Sabuk Kamtibmas sangat penting sebagai sarana komunikasi dan pencegahan dini terhadap potensi gesekan antar kelompok perguruan pencak silat.
“Kegiatan seperti ini sangat baik dan bermanfaat untuk menjaga harkamtibmas serta mengurangi atau mencegah adanya konflik antar kelompok perguruan pencak silat,” jelasnya.
Kapolsek juga meminta para pimpinan perguruan untuk meneruskan setiap imbauan yang disampaikan pemerintah maupun kepolisian kepada seluruh anggotanya.
Hal tersebut dinilai penting agar setiap anggota memahami aturan serta dapat menjaga sikap di tengah masyarakat.
Agus juga mengingatkan seluruh peserta agar bijak dalam menggunakan perkembangan teknologi dan media sosial.
Menurutnya, teknologi dapat memberikan manfaat besar apabila digunakan secara positif, namun juga dapat menimbulkan kerugian apabila disalahgunakan.
“Kemajuan teknologi kalau digunakan dengan baik akan membawa kebaikan. Tetapi kalau digunakan tidak baik juga bisa sangat merugikan diri sendiri. Karena itu, saya mohon disampaikan juga kepada keluarga agar lebih waspada,” pesannya.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, TNI, Satpol PP, IPSI dan seluruh perguruan pencak silat dapat terus ditingkatkan.
“Kedepan saya berharap wilayah Puri tetap kondusif. Kami mohon kerja samanya. Apabila terjadi sesuatu, segera informasikan kepada saya, Pak Camat maupun Pak Danramil,” tegasnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara Forkopimca Puri dengan para pimpinan perguruan pencak silat. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi untuk menyampaikan berbagai masukan sekaligus membahas upaya bersama menjaga kondusivitas wilayah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa, foto bersama dan ramah tamah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar dan aman.
Melalui kegiatan Sabuk Kamtibmas ini, Forkopimca Puri bersama IPSI dan delapan perguruan pencak silat menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat persaudaraan, membangun komunikasi dan bersama-sama menjaga Kecamatan Puri tetap aman, damai serta kondusif.






