Hiburan

Wajah Pesisir Mayangan Tampil Semarak, Karnaval Budaya Warnai Hari Jadi Kota Probolinggo

×

Wajah Pesisir Mayangan Tampil Semarak, Karnaval Budaya Warnai Hari Jadi Kota Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Pemukulan Musik Dug - Dug oleh Walikota Probolinggo dr. Aminuddin didampingi Wakil Walikota Ina Dwi Lestari serta Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani (Foto : Suyitno)

Probolinggo,Sekilasmedia.com-Identitas masyarakat pesisir menjadi warna kuat dalam kemeriahan Mayangan Art and Culture Carnival 2026 yang digelar di Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu (20/9).

Sejak Minggu pagi, kawasan simpang Jalan Ikan Hiu dipenuhi peserta dan masyarakat yang ingin menyaksikan langsung parade budaya tersebut. Beragam kreasi warga tampil dalam satu rangkaian karnaval yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo.

Bukan hanya pertunjukan seni yang ditampilkan. Karakter kehidupan masyarakat Mayangan juga ikut dibawa ke tengah parade melalui berbagai atribut, kostum dan replika yang dibuat oleh peserta.

Belasan kontingen ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya rukun warga, karang taruna, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), TP PKK Kelurahan Mayangan, komunitas nelayan dan kelompok seni.

Setiap kontingen hadir dengan konsep masing-masing. Kostum etnik, tari tradisional, pertunjukan musik dan drum band menjadi bagian dari penampilan yang menghidupkan suasana sepanjang kegiatan.

Kreasi lainnya hadir melalui fesyen batik serta sejumlah kesenian tradisional. Atraksi bantengan dan Kelabang Songo turut menjadi bagian dari parade yang menarik perhatian warga.

Salah satu simbol yang cukup menonjol adalah replika kapal nelayan. Kehadirannya membawa gambaran kehidupan masyarakat pesisir ke dalam sebuah pertunjukan budaya yang dikemas secara kreatif oleh warga.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari kehadiran warga yang datang bersama keluarga. Mereka memanfaatkan momentum akhir pekan tersebut untuk menikmati berbagai penampilan yang disuguhkan para peserta.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin turut hadir membuka kegiatan bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani. Hadir pula Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, Camat Mayangan serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

BACA JUGA :  Semarak Hari Pahlawan, Artotel TS Suites Surabaya dan Organisasi Veteran Gelar Fun Aerobic Bersama

Bagi penyelenggara, karnaval tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai agenda hiburan. Kegiatan juga dirancang menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan potensi seni dan budaya yang ada di lingkungan Kelurahan Mayangan.

Ketua Pokmas Mentari Iwan Widiarto mengatakan, penyelenggaraan Mayangan Art and Culture Carnival diarahkan agar masyarakat memperoleh hiburan yang sekaligus memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas lokal.

“Tujuan kegiatan ini adalah menyediakan hiburan yang bermanfaat bagi masyarakat wilayah Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan,” ujar Iwan.

Keterlibatan berbagai kelompok menjadi salah satu unsur yang membuat parade tersebut memiliki banyak ragam penampilan. Masing-masing kelompok membawa ciri khas yang kemudian dipertemukan dalam satu kegiatan bersama.

Kehadiran komunitas nelayan juga memperkuat nuansa khas Mayangan. Kehidupan masyarakat yang memiliki kedekatan dengan laut diterjemahkan dalam berbagai bentuk visual dan atraksi selama karnaval berlangsung.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin memberikan apresiasi atas besarnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme warga menjadi modal penting agar kegiatan berbasis budaya dapat terus dikembangkan.

“Saya dan Ibu Wakil mengucapkan dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Mayangan dan sekitarnya atas partisipasi dan animo yang begitu besar,” katanya.

Aminuddin juga menyampaikan penghargaan kepada kelompok seni, komunitas nelayan serta pihak sponsor yang ikut mendukung terlaksananya Mayangan Art and Culture Carnival 2026.

Karena baru pertama kali diselenggarakan, Aminuddin berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Probolinggo tahun ini. Ia mendorong agar karnaval dapat kembali digelar dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.

“Mudah-mudahan acara yang baru pertama kali digelar 2026 ini akan berlanjut nanti di 2027, 2028, terus sepanjang masa kita lanjutkan acara ini, sehingga betul-betul menjadi salah satu event tetap di Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo,” ujarnya.

BACA JUGA :  Halal Bihalal DPC PAMDI Sidoarjo Meriah, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Gigi Talenta Dangdut Muda

Antusiasme warga salah satunya terlihat dari Tono yang sengaja datang bersama keluarganya untuk menyaksikan acara. Ia menilai beragam penampilan peserta memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat.

Menurutnya, kreativitas peserta terlihat dari berbagai unsur yang ditampilkan, mulai dari pakaian hingga aksesori dan musik pengiring.

“Melihat festival di Mayangan ini terus terang seru dan unik. Sangat kreatif dari pakaiannya, aksesorisnya, dan musik-musiknya. Jadi hiburan juga di hari Minggu ini bersama dengan keluarga,” kata Tono.

Tak berhenti pada parade di jalan, panitia juga membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengabadikan sisi lain Mayangan melalui karya digital.

Lomba vlog disiapkan dengan sejumlah pilihan tema, mulai dari budaya dan tradisi hingga kehidupan masyarakat pesisir. Peserta juga dapat mengangkat kemeriahan Mayangan Art and Culture Carnival 2026 sebagai materi karya.

Kompetisi tersebut terbuka untuk peserta individu maupun kelompok. Tiga karya yang dinilai sebagai yang terbaik akan memperoleh hadiah uang tunai.

Pengumuman pemenang lomba vlog dijadwalkan pada 25 September 2026. Kehadiran kompetisi tersebut sekaligus memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam memperkenalkan potensi budaya dan kehidupan Mayangan melalui media digital.

Dengan perpaduan parade seni, kreativitas warga dan penggambaran kehidupan masyarakat pesisir, Mayangan Art and Culture Carnival 2026 menjadi salah satu warna dalam rangkaian Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo.

Ke depan, keberlanjutan kegiatan tersebut akan menjadi bagian penting apabila Mayangan Art and Culture Carnival ingin berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang membawa karakter khas masyarakat Mayangan.