Daerah

Berawal dari Industri Rumahan, UMKM Sumut Naik Kelas Jadi Incaran Masyarakat, Omset Tembus Rp 100 Juta

×

Berawal dari Industri Rumahan, UMKM Sumut Naik Kelas Jadi Incaran Masyarakat, Omset Tembus Rp 100 Juta

Sebarkan artikel ini
Berawal dari Industri Rumahan, UMKM Sumut Naik Kelas Jadi Incaran Masyarakat, Omset Tembus Rp 100 Juta, sekilasmedia.com, Arif

Median,Sekilasmedia.com-Berawal dari industri rumahan yang dikelola dari dapur sendiri, kini pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatera Utara mulai naik kelas dan menjadi incaran masyarakat. Salah satu kisah inspiratif datang dari Juliana Sari atau akrab disapa Julia, owner dari Dapur Moms Julie.

Kisah perjalanan bisnis tersebut dibagikan Julia dalam kegiatan Konferensi yang digelar di Hotel Emerald Garden Medan, Jalan KL Yos Sudarso, pada Kamis (08/10/2026). Kegiatan yang dipandu moderator Roy Tumpal ini dihadiri puluhan insan pers dari berbagai media.

Dalam konferensi tersebut, Julia memaparkan profilnya yang tidak instan. Sebelum terjun ke dunia kuliner, ia memiliki pengalaman panjang sebagai Manajemen Developer selama 17 tahun di Malaysia. Pengalaman tersebutlah yang menjadi modal utama dan mentalitasnya dalam membangun usaha di tanah air.

Berbekal pengalaman tersebut, ia berhasil mengembangkan usaha kulinernya secara perlahan. Jika awalnya hanya produksi rumahan, kini produk Dapur Moms Julie sudah bisa ditemui di sejumlah Market Mall di Kota Medan. Untuk memperluas jangkauan pasar, Julia juga memanfaatkan teknologi digital melalui layanan pesan online yang terintegrasi dengan aplikasi Gojek.

BACA JUGA :  Penjaringan Perangkat Desa Wakah, Diwarnai Isu Tak Sedap Permainan Uang

Menurutnya, pemanfaatan platform digital menjadi kunci agar UMKM bisa bertahan di era modern. Konsumen kini lebih memilih kepraktisan sehingga penjualan online harus dimaksimalkan.

“Visi saya agar UMKM Sumut bisa naik kelas. Kita tidak bisa hanya mengandalkan penjualan offline saja, harus berani masuk ke pasar digital,” ujar Julia di hadapan wartawan.

Tak hanya fokus pada usaha kuliner, perempuan yang dikenal gigih ini juga terus berinovasi di bidang herbal. Ia memperkenalkan produk minyak Karo sebagai produk herbal unggulan yang memiliki banyak khasiat bagi tubuh, terutama untuk mengatasi pegal-pegal, masuk angin hingga meredakan batuk.

Bahkan saat ini, ia terus melakukan riset dan meneliti khasiat dari tanaman buah dan bunga kecombrang untuk dikembangkan menjadi produk herbal dan kuliner yang bernilai jual tinggi.

Perjalanan 7 tahun merintis usaha ini pun membuahkan hasil manis. Julia mengungkapkan saat ini omset usahanya mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

“Alhamdulillah, maju pesat omset usaha yang saya rintis selama 7 tahun terakhir mencapai sekitar Rp 100.000.000 per bulan. Tidak perlu sempurna untuk memulai usaha, karena dari rumah saja bisa menghasilkan inkam,” ucap Julia.

BACA JUGA :  Ikhtiar Ahmad Nailul Faroq Maju Bacaleg Lewat PKB Untuk Benahi Dunia Pendidikan

Saat sesi tanya jawab, puluhan insan pers antusias bertanya mengenai kiat sukses membangun usaha di tengah persaingan ketat. Pertanyaan tersebut sudah terwakilkan oleh beberapa wartawan.

Menanggapi hal tersebut, Julia mengatakan kunci suksesnya adalah kesabaran dan keterampilan dalam mengelola usaha.

“Saat Covid-19 banyak UMKM khususnya gulung tikar, namun rezeki berkata lain usaha kami maju pesat. Kuncinya sabar dan terus meningkatkan skill,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Julia menjelaskan bahwa produknya aman dan telah melalui proses yang higienis. Ia mengklaim sejak diproduksi hingga sekarang belum ada komplain dari pelanggan terkait produknya.

Ke depan, ia memaparkan produk kuliner dan herbalnya akan terus dilakukan pengembangan dan inovasi agar bisa dipasarkan tidak hanya di pasar nasional tetapi juga menembus pasar internasional.

Dengan semangat tersebut, ia berharap kisahnya bisa menjadi motivasi bagi ibu-ibu rumah tangga lainnya di Sumatera Utara untuk berani memulai usaha dari rumah.

Penulis: ArifEditor: Erik