Daerah

Bupati Gresik Dorong Warga Kawal Bansos Lewat Portal Perlinsos Digital

×

Bupati Gresik Dorong Warga Kawal Bansos Lewat Portal Perlinsos Digital

Sebarkan artikel ini
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dorong keterlibatan masyarakat kawal bansos lewat portal perlinsos digital. (Foto: Diskominfo Pemkab Gresik)

Gresik,Sekilasmedia.com-Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengusulkan dan mengawal penerima bantuan sosial (bansos) agar penyalurannya lebih merata dan tepat sasaran.

Melalui program Rembuk Akur Warga 2026, masyarakat diajak menjadi agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang membantu menjangkau warga yang membutuhkan bantuan.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam kegiatan Rembuk Akur Warga 2026 bertema Gresik Lebih Baik di Gedung Olahraga Raden Kromo Widjojo, Kecamatan Sidayu, Selasa (13/10/2026).

Dalam kegiatan itu, masyarakat diperkenalkan dengan Portal Perlinsos Digital, layanan resmi Kementerian Sosial yang terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Melalui layanan tersebut, warga dapat mendaftar, memantau, serta mengajukan sanggahan terkait bantuan sosial secara mandiri.

BACA JUGA :  Bupati Gresik Lantik 47 Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Serentak Bergelombang Tahun 2022

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu menegaskan, keterlibatan warga diperlukan untuk membantu pemerintah mengidentifikasi masyarakat yang layak menerima bantuan, termasuk mereka yang belum terjangkau program perlindungan sosial.

“ Bapak ibu semua nantinya akan menjadi agen Perlinsos. Panjenengan bisa ikut mengusulkan warga yang membutuhkan bantuan, termasuk untuk bantuan presiden,” ujar Gus Yani.

Menurutnya, kesempatan mengusulkan calon penerima bantuan terbuka bagi seluruh warga. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperluas jangkauan pendataan sehingga bantuan tidak hanya terpusat pada penerima yang sudah terdata, tetapi juga dapat menjangkau warga lain yang membutuhkan.

Namun, Gus Yani menegaskan bahwa peran sebagai agen Perlinsos bukan pekerjaan berbayar. Keterlibatan masyarakat dilakukan secara sukarela sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong.

BACA JUGA :  "Tekan Angka Stunting Secara Signifikan, Desa Tambakrejo Layak Jadi Percontohan"

“ Perlu saya tegaskan, menjadi agen Perlinsos ini sifatnya sukarela. Tidak ada imbalan atau honorarium. Ini bentuk kepedulian kita bersama agar masyarakat yang membutuhkan bisa terjangkau bantuan,” tegasnya.

Selain mendorong partisipasi warga, Pemkab Gresik juga mengajak masyarakat memiliki dan mengaktifkan IKD sebagai bagian dari proses verifikasi identitas. Untuk mendukung hal tersebut, layanan aktivasi IKD disediakan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gresik.

Melalui Rembuk Akur Warga 2026, Pemkab Gresik berharap kolaborasi pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat transparansi pendataan serta pemerataan perlindungan sosial. Pemanfaatan Portal Perlinsos Digital dan keterlibatan warga diharapkan membantu penyaluran bantuan semakin tepat sasaran, sesuai kebutuhan masyarakat.