Kesehatan

JKN Mudahkan Anik Mendapatkan Pelayanan Kesehatan hingga Pemulihan Pascaoperasi Batu Empedu

×

JKN Mudahkan Anik Mendapatkan Pelayanan Kesehatan hingga Pemulihan Pascaoperasi Batu Empedu

Sebarkan artikel ini
Anik (46), peserta JKN, merasakan kemudahan layanan kesehatan mulai dari pemeriksaan hingga operasi batu empedu dan kontrol pascaoperasi di RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo. (foto: Doc BPJS)

Mojokerto, Sekilasmedia.com– Memiliki jaminan kesehatan menjadi hal penting bagi masyarakat untuk menghadapi risiko kesehatan yang dapat terjadi kapan saja. Hal ini dirasakan langsung oleh Anik (46), peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), yang mendapatkan perlindungan selama menjalani pengobatan hingga pemulihan pascaoperasi batu empedu.

Anik menceritakan bahwa sebelum mendapatkan penanganan medis, ia kerap mengalami keluhan pada bagian perut yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Kondisi tersebut bahkan mulai mengganggu aktivitas sehari-harinya, termasuk ketika bekerja. Karena keluhan yang dirasakan tidak kunjung membaik, ia memutuskan untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang tepat.

“Saya sering mengalami rasa sakit nyeri di area perut sehingga mengganggu aktivitas, terutama ketika bekerja. Awalnya saya berusaha tetap beraktivitas seperti biasa, tetapi keluhan tersebut cukup mengganggu, akhirnya saya memutuskan untuk memeriksakan diri ke puskesmas”, ujar Anik, Kamis (22/10).

BACA JUGA :  Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa? Dokter SpOG RSUD Jombang Beri Panduan Aman dan Sehat

Dalam proses pengobatan, Anik mengikuti alur pelayanan JKN dengan memeriksakan diri terlebih dahulu ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kebutuhan medisnya, ia kemudian mendapatkan rujukan ke rumah sakit RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, Anik baru mengetahui bahwa dirinya mengalami batu empedu dan membutuhkan tindakan operasi pengangkatan kantung empedu.

“Untuk menjalani operasi ini, saya dirujuk ke rumah sakit dengan kategori lebih tinggi dengan fasilitas yang memadai. Semua proses yang saya lakukan ini terbilang mudah, mulai dari faskes pertama hingga dirujuk ke rumah sakit,” tuturnya.

Setelah menjalani operasi, Anik tetap memperhatikan kondisi kesehatannya dengan mengikuti jadwal kontrol. Baginya, proses pemulihan merupakan bagian penting dari rangkaian pengobatan agar kondisi tubuh dapat kembali membaik dan ia bisa beraktivitas seperti biasa. Anik juga merasakan kemudahan dalam mengakses layanan administrasi melalui Aplikasi Mobile JKN. Dengan demikian, ia dapat menghemat waktu dan menjalani proses kontrol dengan lebih praktis sesuai prosedur yang berlaku.

BACA JUGA :  Halaqah Nasional PDNU di Jombang, BPJS Kesehatan Dorong Penguatan Sinergi dengan NU

“Setelah operasi, saya tetap rutin kontrol sesuai arahan dokter untuk memastikan kondisi saya semakin membaik. Saya ambil nomor antrean online melalui aplikasi Mobile JKN, menurut saya jadi lebih praktis dan tidak perlu selalu datang langsung hanya ambil nomor antrean,” jelasnya.

Dari pengalaman tersebut, Anik mengaku semakin memahami pentingnya menjaga kepesertaan JKN tetap aktif. Menurutnya, jaminan kesehatan memberikan rasa aman ketika dirinya membutuhkan pelayanan medis, terlebih saat harus menjalani tindakan operasi yang memerlukan serangkaian pemeriksaan dan perawatan lanjutan

“Saya berharap JKN terus memberikan pelayanan yang semakin baik dan bisa membantu lebih banyak masyarakat. Dengan adanya JKN, saya bisa lebih fokus menjalani pengobatan dan pemulihan,” ungkapnya.

.