TENTARAKU

Kebersamaan TNI dan Warga Warnai Pembangunan Jembatan Garuda di Kutorejo, Progres Capai 45 Persen

×

Kebersamaan TNI dan Warga Warnai Pembangunan Jembatan Garuda di Kutorejo, Progres Capai 45 Persen

Sebarkan artikel ini
Personel Kodim 0815/Mojokerto bersama warga menikmati makan siang di sela pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII di Desa Payungrejo, Kutorejo. Momen kebersamaan ini memperkuat semangat gotong royong, sementara progres pembangunan jembatan telah mencapai 45 persen. (Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Kedekatan TNI dengan rakyat terlihat dalam suasana penuh keakraban saat personel Kodim 0815/Mojokerto bersama masyarakat beristirahat dan makan siang bersama di sela-sela pengerjaan Jembatan Garuda Tahap VII di Sungai Glagah, Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jumat (16/10/2026).

Di tengah aktivitas pembangunan jembatan, momen sederhana tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tanpa sekat, personel TNI dan warga duduk bersama, menikmati hidangan sembari berbincang santai melepas lelah sebelum kembali melanjutkan pekerjaan.

BACA JUGA :  Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Resmi Luncurkan QRIS Parkir dan Bagikan Helm SNI

Babinsa Payungrejo, Serma Hendro Winarto, menjelaskan bahwa kebersamaan tersebut bukan sekadar waktu untuk beristirahat, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Melalui kebersamaan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir dan menjadi bagian dari masyarakat. Di sela-sela pengerjaan jembatan, kami bisa duduk bersama, berbincang, dan saling menguatkan. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan dalam menyelesaikan pembangunan agar nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Serma Hendro Winarto.

BACA JUGA :  Ops Sikat Semeru 2021, Polres Pamekasan Mengamankan 17 Tersangka Pelaku Kriminalitas

Menurutnya, kedekatan dan komunikasi yang terjalin selama kegiatan menjadi modal penting dalam membangun kerja sama yang baik antara personel TNI dan warga. Dengan semangat kebersamaan, setiap tahapan pekerjaan diharapkan dapat berjalan lancar.

Hingga Jumat (16/10/2026), progres pembangunan mencapai 45 persen. Pekerjaan meliputi peninggian tembok penahan tanah (TPT), pembesian, hingga tahap awal pengecoran.