Malang,Sekilasmedia.com-Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. mengajak Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat peran dalam menjaga persatuan, merawat kerukunan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mendukung pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Sanusi saat menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ampelgading dan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Ampelgading masa khidmat 2026–2031 di Gedung MWCNU Kecamatan Ampelgading, Minggu (11/10/2026) siang.
Dalam sambutannya, Sanusi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan komitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi umat maupun masyarakat luas.
“Momentum pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan. Lebih dari itu, pelantikan merupakan peneguhan amanah, tanggung jawab, dan komitmen untuk melanjutkan khidmat kepada umat, bangsa, dan daerah,” ujar Sanusi.
Ia menegaskan, kepengurusan baru harus mampu menjalankan roda organisasi secara profesional dan istiqamah dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Menurutnya, MWCNU dan seluruh ranting NU di Kecamatan Ampelgading memiliki posisi strategis dalam memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus berkontribusi pada sektor pendidikan, sosial, ekonomi, kebudayaan, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Sanusi juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan, pilihan, maupun kepentingan. Ia mengingatkan agar perbedaan tidak menjadi alasan untuk merusak hubungan persaudaraan dan kerukunan di tengah masyarakat.
“Terus perkuat sinergi dengan pemerintah, Forkopimcam, pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, serta seluruh organisasi kemasyarakatan. Mari jaga persatuan dan kerukunan. Jangan sampai perbedaan pilihan, pandangan, maupun kepentingan sesaat membuat kita kehilangan persaudaraan,” tegasnya.
Ia menilai, keberadaan ulama dan organisasi keagamaan seperti NU memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat moderasi beragama. Nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui sikap toleran, kepedulian sosial, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Sanusi berharap MWCNU dan ranting NU se-Kecamatan Ampelgading dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Malang dalam membangun masyarakat yang rukun, sejahtera, dan berdaya saing.
“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, ulama, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, dunia usaha, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Selain memperkuat dakwah dan kehidupan keagamaan, Sanusi mendorong NU agar mengambil peran lebih besar dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki potensi untuk menjadi penggerak kemandirian umat melalui pengembangan usaha produktif yang sesuai dengan potensi lokal.
Kabupaten Malang, kata dia, memiliki beragam sektor potensial yang dapat dikembangkan, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, hingga ekonomi berbasis desa.
Potensi tersebut perlu dioptimalkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga terlibat aktif sebagai pelaku ekonomi.
“Kita ingin masyarakat bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi pelaku sekaligus penerima manfaat pembangunan,” tegas Sanusi.
Ia berharap jajaran pengurus NU bersama badan otonom dan seluruh jemaah dapat mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi umat melalui penguatan UMKM, pengembangan koperasi, peningkatan keterampilan generasi muda, serta berbagai kegiatan produktif lainnya.
Dengan demikian, kepengurusan MWCNU dan ranting NU se-Kecamatan Ampelgading masa khidmat 2026–2031 diharapkan tidak hanya memperkuat kehidupan keagamaan, tetapi juga menghadirkan kontribusi konkret bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Malang.






