Daerah

Pemkab Gresik Salurkan 7 Tangki Air Bersih untuk135 KK Terdampak Kekeringan

×

Pemkab Gresik Salurkan 7 Tangki Air Bersih untuk135 KK Terdampak Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turut menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Ganggang Balongpanggang. ( Foto: Diskominfo Pemkab Gresik)

Gresik,Sekilasmedia.com-Kekeringan yang berlangsung hampir dua bulan membuat persediaan air bersih warga Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, mulai menipis. Pemkab Gresik bersama Forum Zakat (FOZ) Gresik menyalurkan tujuh tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga, Rabu (30/9/2026).

Bantuan tersebut menyasar 315 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan. Penyaluran dilakukan melalui BPBD Kabupaten Gresik sebanyak dua tangki dengan kapasitas 11.000 liter dan FOZ Gresik sebanyak lima tangki dengan total kapasitas 25.000 liter.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turut hadir dalam penyaluran bantuan. Ia bersama warga membantu memasukkan air ke wadah dan jeriken yang telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bupati mengapresiasi kepedulian berbagai pihak, khususnya Forum Zakat, yang ikut membantu masyarakat menghadapi krisis air bersih.

“ Kita memberikan perhatian dan kepedulian terkait air bersih di Kecamatan Balongpanggang. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat buat masyarakat banyak. Sukses selalu Forum Zakat dan berkah,” ujar Fandi.

BACA JUGA :  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, Penjelasan Bupati atas Ranperda tentang RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2025-2029

Bagi warga, bantuan tersebut menjadi kebutuhan mendesak karena sumber air yang tersedia mulai terbatas. Aji (30), warga Dusun Tanggulangin, Desa Ganggang, mengatakan kondisi kekeringan telah berlangsung hampir dua bulan.

“ Alhamdulillah senang, dikarenakan persediaan air sudah menipis. Terima kasih bantuan air datang. Karena sudah hampir dua bulan di sini kekeringan,” ungkapnya.

Menurut Aji, sumber air yang masih tersedia di wilayahnya memiliki rasa asin sehingga kurang layak digunakan untuk sejumlah kebutuhan rumah tangga.

Ia berharap bantuan tidak hanya bersifat sementara, tetapi diikuti solusi yang dapat menjamin ketersediaan air bersih secara berkelanjutan.

“ Harapannya tidak berhenti di sini. Setelah melihat kondisi desa, semoga ada solusi yang lebih berkesinambungan bagi warga masyarakat di sini. Terima kasih Bapak Bupati,” katanya.

BACA JUGA :  DUSUN SUMBEREJO RINGIN POGOK DESA GONDORUSO IKUT RAMAIKAN KARNIVAL DALAM RANGKA HUT RI ke - 73

Hal serupa disampaikan Sarni (65), warga Dusun Tanggulangin. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan kepada warga.

“ Terima kasih Bapak Yani, kami dikirimi air. Semoga sehat semuanya. Terima kasih nggih,” ujarnya.

Sementara Liana (51), warga setempat, menyebut bantuan air tersebut sangat membantu warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

“ Terima kasih airnya, membantu kami yang kekeringan air bersih ini. Karena bulan ini air bersih menipis, hanya air asin sumber yang ada. Terima kasih,” katanya.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Gresik, penyaluran bantuan air bersih juga telah dilakukan di sejumlah wilayah lain yang terdampak kekeringan, di antaranya Desa Tenggor, Dohoagung, Deliksumber, Ganggang, dan Sidowungu.

Pemkab Gresik terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mencari langkah penanganan terhadap wilayah yang mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau.