Jember ,sekilasmedia.com- Laskar Sholawat Nusantara (LSN) tengah bersiap memperingati Milad ke- 7 sekaligus melakukan penataan struktur keorganisasian.
Organisasi ini bersiap mengumpulkan sekitar 13 ribu anggota dalam gelaran Apel Sholawat Akbar di Alun-Alun Jember pada Minggu, 8 November 2026 mendatang.
Rangkaian acara yang dijadwalkan berlangsung pukul 12.00 hingga 16.00 WIB tersebut akan dirangkai dengan pengukuhan pengurus dari tingkat pusat hingga ranting desa.
Kepemimpinan DPP LSN Periode 2021-2026 yang semula dipegang Ustaz Abdul Adim diteruskan oleh Hermin.
Sementara posisi pengurus cabang Jember berganti dari Abdullah Waid kepada Kamiluddin, berbarengan dengan pengukuhan pengurus di 31 kecamatan.
Ekspansi kepengurusan LSN juga merambah berbagai daerah di Jawa Timur seperti Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Surabaya, Gresik, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Sampang, Probolinggo, Pasuruan, dan Malang, hingga wilayah Kalimantan seperti Hulu Sungai Utara dan Banjarmasin.
Ketua Panitia Milad ke-7 LSN Jember, Agus Nur Yasin, memaparkan bahwa agenda bertajuk “Satukan tekat tebarkan manfaat” ini membawa filosofi angka tujuh atau pitu yang bermakna pertolongan (pitulungan), serta arti tujuan dalam bahasa Indonesia.
“Kita berharap dapat memberikan kemanfaatan pada masyarakat,” ujar Agus.
Ia menambahkan, jalur politik menjadi salah satu wadah yang ditempuh LSN dalam membuktikan keberadaannya di tengah masyarakat, termasuk mengantarkan Gus Fawait memimpin Jember.
“LSN membuktikan kemanfaatannya dengan syiar sholawat dan berbagai jalur, salah satunya jalur politik. Hari ini kita membuktikan Gus Fawait mulai di Jawa Timur (DPRD) hingga menjadi Bupati Jember, senyampang bisa memberikan kemanfaatan,” tuturnya.
Di samping pemaparan kesiapan acara, panitia turut merespon pertanyaan wartawan terkait isu beredarnya nama Gus Fawait dalam bursa Pilgub Jawa Timur.
Agus menyebut belum ada pernyataan resmi mengenai hal tersebut dan menilai dorongan dari warga pelosok sebagai bentuk harapan.
“Kalau memang ada dari masyarakat di pedesaan, pesisir, maupun pelosok ada yang mengatakan begitu, itu adalah doa,” kata Agus.
Sekretaris Panitia LSN Jember, M Khoiron Kisan, menimpali bahwa fokus utama Bupati Jember saat ini adalah menyelesaikan berbagai program pembangunan daerah.
“Beliau menjawab dengan kinerja, seperti pengaktifan bandara, program beasiswa, dan terbaru homecare hingga mobil cinta,” jelas Khoiron.
Mengingat besarnya jumlah peserta yang akan memadati kawasan pusat kota, panitia menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
“Kami memohon maaf kepada pengendara yang melintas alun-alun Jember apabila menjadi macet,” kata Agus.






