Daerah

Aktivitas Gunung Agung Level III, Masyarakat Diminta Waspada

×

Aktivitas Gunung Agung Level III, Masyarakat Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini

Karangasem Bali,Sekilasmedia.com-
Sejak beberapa hari Gunung Agung terus mengeluarkan asap. Bahkan, Kamis (3/1) kemarin, kepulan asap tebal kembali muncul, diperkirakan tingginya kurang lebih 300 meter.

Penyusun laporan KESDM Badan Giologi PVMG Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Wahyu Ardi Setiawan, Jumat (4/1) mengatakan, sampai saat ini status untuk gunung tertinggi di Bali itu masih siaga.

” Jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 300 m di atas puncak kawah, ” ujar Ardi Setiawan.

BACA JUGA :  Indahnya Toleransi, Polisi dan Pemuda Gereja Amankan Salat Idul Fitri 1444 H di Malang

Dijelaskan, untuk tingkat kegempaan menurut laporan berjumlah 1, amplitudo : 2 mm, durasi : 6 detik. Sedangkan tektonik jauh jumlah : 3, amplitudo : 3-22 mm, S-P : 11-40 detik, durasi : 105-115 detik.

Jadi, tingkat aktivitas Gunung Agung level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Agung dan para pendaki/pengunjung/wisatawan untuk tidak berada dan tidak melakukan pendakian, bahkan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya, yakni, di seluruh area dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Sebab, Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis sehingga harus terus dievaluasi, dikarenakan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

BACA JUGA :  Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia Silaturahmi Bersama Kapolres Gresik

Juga, dihimbau kepada masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder, yaitu berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi sewaktu waktu.

” Saat ini masih musim penghujan, jadi masyarakat yang berada di area itu senantiasa waspada. Sebab material erupsi masih terpapar di area puncak, yang landaan aliran lahar hujan tersebut akan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung, ” tutupnya.(son)