Malang sekilasmedia.com – Pelaksanaan Bulan Suci Ramadhan tahun ini merupakan bulan berkah untuk anak yatim piatu di Kabupaten Malang. Karena Pekan Islami ke XII tahun 2018 PT Anugerah Citra Abadi (ACA) yang menggelar di setiap kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Malang dalam membagikan santunan dan bingkisan bagi anak yatim.
Kegiatan kali ini dilaksanakan di Gedung Kartini, Kelurahan Kalirejo Kecamatan Lawang Jum’at 01/06/2018, yang dihadiri langsung oleh Iwan Kurniawan selaku pimpinan perusahaan PT.Anugerah Citra Abadi (ACA) Malang, Muspika Kecamatan Lawang, Tokoh masyarakat, Anak – anak yatim sekitar 600 undangan lebih yang ada di Kecamatan Lawang.
Anak – anak yatim tersebut mendapat bingkisan yang diberikan langsung oleh Iwan Kurniawan.
Para tamu juga sempat dihibur dengan alunan musik Live yang didatangkan langsung dari Daerah Malang sendiri untuk mengiringi kegiatan kali ini.
Selain itu, kabarnya ribuan anak yatim yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang juga akan dibangunkan juga pondok pesantren.
Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan mengatakan, bahwa dirinya akan membagun sebuah pondok pesantren untuk anak-anak yatim piatu.
“Saya bercita-cita akan membangun ponpes,” kata dia, Jumat (01/06/2018) siang, saat ditemui di Gedung Kartini, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Lebih lanjut menurut pria muallaf ini, rencana pembangunan pondok pesantren ini sudah lama dicita-citakan.
“Yang jelas cita-cita pembangunan Pondok Pesantren untuk anak – anak yatim sudah lama, dan saya juga sudah membidik lahan untuk pembangunannya,” pungkas dia.
Secara terpisah, KH Kholili membenarkan bahwa Iwan Kurniawan akan membangun pondok pesantren untuk anak-anak yatim piatu. Hal tersebut pernah diobrolkan empat hari lalu saat satu mobil.
“Memang benar, Pak Iwan akan membangun ponpes untuk anak yatim piatu. mengingat hal ini direncanakan sejak Bapak keliling dari pondok ke pondok,” tandas dia.
Sedangkan konsep ponpes rencananya orang tua wali akan dibangunkan asrama di komplek pondok. Supaya bisa bekerja di ponpes. Bahkan, disekelilingnya akan dibangun taman religi dan daerah edukasi.
“Untuk lahan sudah ada rencana di Kecamatan Poncokusumo dan sudah tersedia 26 Ha, tapi yang diminta Bapak, 20 Ha,” pungkas Kholili. (SO,FTI)







