Pariwara

BUKA BERSAMA GAKIN, JUKIR DAN PASUKAN KUNING DI PENDOPO.

×

BUKA BERSAMA GAKIN, JUKIR DAN PASUKAN KUNING DI PENDOPO.

Sebarkan artikel ini

                                    Lumajang(sekilasmedia.com) ––Asisten Pemerintahan setda Kab. Lumajang didampingi sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Lumajang berbuka puasa bersamaTukang Becak, Tim Sar, Juru Parkir (JUKIR), Pasukan Kuning dan Gakin (keluarga miskin)  di Pendopo Kabupaten Lumajang, Selasa (22/05/18).

Asisten Pemerintahan H. Susyanto S.H., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang selama ini telah menerima pengharagaan Adipura dan Kabupaten Sehat. Hal itu tidak lepas dari kerjama sama yang terjalin baik antara Pasukan Kuning dengan warga masyarakat.

BACA JUGA :  Segenap Keluarga Besar Pemerintah Desa Glagaharum Kec Porong Sidoarjo Mengucapkan "Selamat Hari Jadi Kab.Sidoarjo ke165th

Ia berharap ke depan tetap di pertahankan dalam membangun bersama,  agar Lumajang makin maju.

Pada kesempatsn itu, Asisten mengingatkan masyarakat dengan teror bom yang melanda Kota Surabaya dan Sumatra, dll.                         Sehubungan dengan itu, seluruh undangan yang ada di Pendopo Lumajang diajak membacag do’a bersama untuk korban – korban teror bom. Hal ini sebagai sikap keprihatinan Pemkab Lumajang dalam aksi teror bom tersebut.

Mengikapi maraknya teror bom di berbagai daerah, Plt. Bupati dr.Buntaran Supriyanto. M.Kes., sudah mengirim surat berisi instruksi kepada seluruh camat , untuk mengaktifkan kembali perda tamu wajib lapor. Apabila ada saudara yang bertamu menginap dari luar daerah, harus segera lapor. Hal ini perlu di lakukan demi menghindari kesalahpahaman. Langkah ini penting, untuk mengantisipasi munculnya gangguan keamanan dan ketentraman di masyarakat.

BACA JUGA :  Wabup Asahan, Tutup, Kejuaraan Semi Volly Ball, Hessa Air Genting Cup I, Terkini

Dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan menyerahkan Sembako secara simbolis kepada 6 orang.                     Buka puasa berasama yang pertama di Pendopo Kabupaten tersebut diisi tausiah oleh KH. Marsus,”pungkasnya(kar)