
Lumajang,Sekilasmedia.com Pendim 0821 – Percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Lumajang terus dimaksimalkan. Seperti halnya di wilayah Kecamatan Sukodono, menggandeng TNI Polri, melibatkan tim monitoring Dinkes Lumajang, tim kesehatan / tim vaksinasi Kecamatan Sukodono, BKKBN Kabupaten Lumajang melaksanakan kegiatan vaksinani Covid-19 bagi masyarakat Desa Kebonagung, Jum’at (24/9/2021).
Tercatat, ada 200 orang menjadi peserta saat itu. 198 diantaranya dinyatakan layak menerima vaksin, sementara 2 diantaranya ditunda pada hari berikutnya lantaran hasil pemeriksaan medis, tensi darahnya tinggi.
Amang Barokat tim BKKBN Kabupaten Lumajang menuturkan, mekanisme pra vaksinani, ada beberapa tahapan. Diantaranya pendaftaran peserta vaksinani, dilanjutkan screning meliput pemeriksaan tensi darah, saturasi oksigen, denyut nadi, suhu tubuh dan konsultasi riwayat penyakit oleh dokter apabila pernah menderita sakit tertentu (rekam medis).
“Tidak serta merta masyarakat langsung di vaksin, melainkan ada tahapan terlebih dahulu, hingga seseorang itu disimpulkan bisa saat itu juga atau ditunda,” ungkap Amang.
Pasca dinyatakan lolos, masyarakat selanjutnya di suntik vaksin. Sesudahnya pun, ada tahapan observasi selama 30 menit. Berupa tindakan medis apabila penerima vaksin mengalami gejala gejala seperti terjadinya pusing, mual, kejang dan sejenisnya.
“Dari 200 peserta vaksinani, 198 orang dinyatakan layak vaksin, sementara yang 2 orang tidak divaksin karena tensi darahnya tinggi,” imbuhnya.
Bati Wanwil Koramil 0821/02 Sukodono Peltu Setiono mewakili Danramil mengutarakan rasa terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung, sehingga proses pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya terselenggara dengan baik.
“Vaksinasi saat ini terbagi dua dari masyarakat yang mengikuti diantaranya melaksanakan vaksinasi tahap 1 dan tahap 2. Pendampingan akan tetap kami lakukan sesuai perintah pimpinan,” ucap Setiono.
“Terlebih, dalam masa sosialisasi semua pihak di wilayah Kecamatan Sukodono bersatu, sehingga masyarakat bisa memahami dan menjadi antusias melaksanakan vaksinasi sebagai wujud dukungan terhadap pemerintahan dalam upaya penanganan Covid-19,” tukasnya.
Ia mengimbau, pasca melaksanakan vaksinasi, masyarakat tetap menerapkan hidup sehat sebagaimana tertuang dalam aturan protokol kesehatan 5M. (Pendim 0821/Tim).





