Daerah

Bersama Jaga Kondusifitas Gresik, Kapolres Gresik Duduk Bersama Tiga Perguruan Silat 

×

Bersama Jaga Kondusifitas Gresik, Kapolres Gresik Duduk Bersama Tiga Perguruan Silat 

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis duduk bersama dengan tiga perguruan silat yang ada di Gresik. Pertemuan tersebut untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Kabupaten Gresik.

Selain Kapolres Gresik, tampak hadir pula  Pagar Nusa, IKSPI, PSHT, Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kasat Intelkam Polres Gresik, AKP Nurdianto Eko Wartono dan PJU Polres Gresik di Mustika Rasa Kebomas, Kamis malam (21/10/2021).

Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ketua Perguruan silat yang hadir. Dikarenakan pertemuan pada malam hari ini untuk kemaslahatan orang banyak, bersama-sama menjaga Gresik.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Kab. Blitar Akan Sidak Proyek Jembatan Subali Blitar, Sekilasmedia.com Proyek Jembatan Subali yang berada di Kecamatan Sutojayan masih belum berwujud. Padahal proyek jembatan senilai 10,5 miliar rupiah tersebut harus selesai pada akhir bulan Desember 2023 ini. Hingga saat ini progres pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sutojayan dan Kelurahan Kedungbunder Kec. Sutojayan tersebut masih mencapai 25 persen saja. Sejauh ini yang sudah terbangun adalah abutmen atau substruktur yang berada di ujung bentang jembatan sisi barat. Dengan progres yang begitu lelet, warga sekitar lokasi pun khawatir jembatan ini tidak akan selesai pada akhir tahun ini. Menanggapi keluhan tersebut DPRD Kabupaten Blitar pun akan melakukan sidak pembangunan jembatan Subali tersebut. “Emang terkesan lelet ya, kami akan sidak ya beberapa pekan ke depan,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Sugianto (Sugik), Jumat (01/12/23). Warga khawatir proyek jembatan senilai 10,5 miliar rupiah tersebut tidak akan selesai tepat waktu. Kekhawatiran warga tersebut didasarkan didasarkan kondisi saat ini yang telah memasuki hujan, dimana sungai Ludo Agung biasanya akan meluap ketika hujan terus turun. Jika banjir terjadi warga khawatir pondasi bangunan jembatan akan terbawa arus sungai. Sehingga jembatan yang memakan APBD senilai Rp 10,5 miliar rupiah tersebut tidak akan rampung. Pembangunan jembatan ini memang mengalami sejumlah kendala, mulai dari material hingga pembebasan lahan. Proses pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan Subali ini ternyata belum selesai. Total ada 19 warga yang akan terdampak pembangunan jembatan Subali. Tanah dari warga tersebut baru akan dibebaskan atau diberikan ganti rugi dengan akta notaris pada pekan depan. “Memang ada kendala pembebasan lahan di sekitar lokasi dan warga terdampak tapi PUPR tetap optimis katanya bisa rampung dalam pekan depan,” tegas Sugik. (adv/ddg)

“Mari kita bersama-sama untuk menciptakan keamanan dan kondusifitas di Wilayah Kabupaten Gresik,” terangnya.

Diharapkan setiap permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun apabila tidak bisa diselesaikan kekeluargaan akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Berusaha menangani setiap permasalahan secara profesional, serta memberikan manfaat bagi semua orang.

Dengan duduk bersama-sama menjaga kamtibmas di Gresik, semoga tidak ada gesekan antar perguruan silat di Gresik.

Khusnul Khuluq dari Pagar Nusa mengatakan kesiapannya senantiasa menjadikan Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif.

“Selaku yang dituakan di IPSI Gresik diamanahkan untuk menjaga dan meredam masa dibawah,” kata dia.

BACA JUGA :  BUPATI : ANGKA PERKAWINAN USIA DINI DI KLAKAH CUKUP TINGGI.

Sukamto dari PSHT Gresik sepakat dengan penyampaian Kapolres dan Wakapolres Gresik bila kedapatan anggotanya bersalah untuk kooperatif dengan Kepolisian.

“Bila terjadi permasalahan antar perguruan Silat agar dihadirkan pengurus / sesepuh dari Perguruan tersebut,” katanya.

Sementara Pengurus Cabang IKS.PI Kera Sakti, Didik Permanto mengatakan anggotanya terdapat anggota asli Gresik dan perantauan, untuk perihal pemantauan sudah dilakukan sesuai prosedur hingga pada tingkat ranting.

“Pihak pengurus tidak letih untuk mengingatkan kepada jajaran bawah agar tidak terprovokasi dalam pergerakan esok,” ucapnya. (rud)