Daerah

Tinjau Vaksinasi Anak, Wakil Bupati Malang : Diharapkan Akhir Januari Bisa Tembus 85 Persen

×

Tinjau Vaksinasi Anak, Wakil Bupati Malang : Diharapkan Akhir Januari Bisa Tembus 85 Persen

Sebarkan artikel ini

 

 

Malang, sekilasmedia.com – Akhir bulan Januari ini diharapkan vaksinasi untuk anak-anak di Kabupaten Malang dari 65 persen bisa mencapai 85 persen hingga nantinya 100 persen.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., saat melakukan peninjauan vaksinasi untuk anak-anak di tiga titik pada Jum’at (7/1) pagi.

Adapun titik tersebut yaitu di SDN 1 Senggreng Sumberpucung, Balai Desa Jatiguwi Sumberpucung, serta di Balai Desa Kedung Pedaringan Kepanjen.

Turut hadir pada kegiatan tersebut di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dr. Rachmat Hardijono, S. Sos., M. Si., perwakilan Perangkat Daerah terkait, Muspika Sumberpucung dan Muspika Kepanjen. Di SDN Senggreng 1 Sumberpucung, vaksinasi Sinovac menyasar siswa TK dan SD kurang lebih 76 anak.

BACA JUGA :  Pemkab Sidoarjo Fokus Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik Dengan Sosialisasi PPID Desa

Begitu pula di Balai Desa Jatiguwi, sebanyak 75 anak datang didampingi orang tuanya untuk mengikuti vaksinasi dosis pertama. Meskipun difokuskan untuk anak usia 6-11 tahun, namun masyarakat umum utamanya lansia juga dapat berpartisipasi dengan vaksin jenis Janssen.

“Vaksinasi untuk anak-anak di Kabupaten Malang sudah mencapai 65 persen, sehingga capaian ini harus dipercepat. Oleh karena itu harus ada keterlibatan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Korwil menyampaikan kepada Kepala Sekolah untuk mengedukasi orang tua murid agar anaknya diikutsertakan vaksin. Dengan harapan agar menekan penularan Covid-19 di kalangan pelajar,” terang Wakil Bupati Malang.

BACA JUGA :  Soroti Kinerja, Komisi I DPRD Kabupaten Mojokerto Anggap Camat Ngoro Kurang Update

Lebih lanjut Drs. H. Didik Gatot Subroto, S. H., M. H., menyampaikan keinginannya untuk melihat secara langsung vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Ia menjelaskan bahwa tujuan dari vaksinasi ini adalah agar imun anak-anak menjadi kuat, sehingga badan pun sehat dan tidak mudah tertular virus Corona-19.

“Terlebih ada varian baru Omicron. Kalau kalian sakit, berarti tidak bisa sekolah. Ingin sekolah tidak? Ingin ketemu teman-teman tidak? Ingin ketemu Bu Guru tidak? Kalau ingin, jangan takut vaksin. Semoga kalian sehat-sehat selalu,” ucap Wakil Bupati Malang kepada anak-anak peserta vaksin. (BAS)