Pariwara

DESA PETUNG SEWU WAGIR PERINGATI HARI KARTINI YANG KE-139

×

DESA PETUNG SEWU WAGIR PERINGATI HARI KARTINI YANG KE-139

Sebarkan artikel ini

Malang sekilasmedia.com – Puncak peringatan Hari Kartini ke -139 di Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang berlangsung meriah. Acara dipusatkan di Balai Desa Petungsewu dan dihadiri oleh Ketua Karang Taruna dan PKK Desa Petungsewu, Minggu (06/05/2018).

Peringatan Hari Kartini diawali dengan acara awal yakni tari -tarian dan dilanjutkan  dengan acara lomba paduan suara, lomba fashionshow, dan cipta menu non beras.  Pemenang lomba dari paduan suara akan mendapatkan hadiah dari PKK Desa berupa uang senilai Rp 500.000 untuk juara pertama, Rp 400.000 untuk juara kedua, dan Rp 300.000 untuk juara ketiga.

“Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Desa Petungsewu, kami mengucapkan selamat Hari Kartini ke -139,  lebih pentingnya lagi kita mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini yang telah memperjuangkan emansipasi wanita sehingga dapat dirasakan oleh kaum wanita hingga sekarang” ucap Kepala Desa Petungsewu Kustomo saat ditemui oleh sekilasmedia.com pada sela-sela acara peringatan Hari Kartini yang berlangsung saat ini.

Susi dari pihak juri saat dikonfirmasi oleh wartawan sekilasmedia.com mengatakan,” Acara kali ini berjalan lancar, dan  dengan adanya moment tersebut bisa membuat banyak perempuan Indonesia memiliki sifat, karakter serta semangat Kartini dalam meningkatkan perannya demi kemajuan Masyarakat, Daerah, dan Negara Indonesia ini khususnya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Selamat dan Sukses Atas Penyerahan Sertifikat Uji Kompetensi Bertaraf Nasional Sesuai KKNI Oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Kepada Siswa SMAN 1 Dawarblandong

“Peringatan Hari Kartini senantiasa kita peringati setiap tahunnya, namun hendaknya kita jadikan kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, namun kita harus bisa memaknai peringatan ini. Sehingga para wanita Indonesia bisa terus berupaya meningkatkan perannya demi kemajuan bangsa dan Negara tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang wanita, semoga dengan peringatan ini muncul generasi Kartini baru untuk terus berjuang baik sebagai Pejuang Hak wanita dan sebagai Pondasi peting dalam kemajuan Negara Indonesia di berbagai aspek, seperti sebuah lagu yang diciptakan oleh WR. Supratman “Ibu kita Kartini Putri sejati, Putri Indonesia harum namanya”. Meskipun beliau sudah tidak ada namun namanya dan perjuangannya bisa terus dinikmati hingga sekarang, dan semoga juga kita bisa menjaga hasil jerih payah perjuangan Kartini dan bisa menjaga juga meneruskan dalam menerapkan kehidupan kedepannya,” imbuhnya. (SO)