Sidoarjo ( Sekilasmedia.com )
Hari ini sabtu 5/5/2018 Kabupaten Sidoarjo kembali memecahkan rekor MURI dengan menggelar kegiatan Gerakan Nasional Membaca Buku dengan 10.000 anak dan 10.000 orang tua, di KNV – Sidoarjo yang dibuka oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.HUM.
Kegiatan ini dengang mengambil tema “ Penguatan Budaya Literasi adalah Kunci Mewujudkan Negeri ini”, dihadiri oleh Dirjen PAUD dan Dikmas, dalam giat ini di hadiri oleh Perwakilan dari Rekor MURI Indonesia, dan tidak ketingalan
Wakil Bupati Sidoarjo beserta isteri, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo beserta jajarannya, serta ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo dan para Pimpinan OPD se- Kabupaten Sidoarjo, Direktur KNV beserta jajarannya.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Ec. Asrofi, MM, MH,
menjelaskan bahwa peran keluarga sangat diperlukan dalam penyelenggaraan pendidikan, dapat mendorong budaya literasi, selain itu juga bertujuan untuk membiasakan orang tua untuk membacakan buku terhadap anak dan mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua.
Kegiatan ini dihadiri oleh 10.000, 10.000 orang tua, ditambah dengan 2.000 guru pendamping dan ditambah juga lebih kurang 1.000 undangan jadi total keseluruhan yang mengikuti kegiatan ini 23.000 orang.
Juga ikut hadir Pencipta lagu Gernas Baku dan Mars PAUD turut memeriahkan kegiatan Gernas Baku di Sidoarjo, yakni Kak Sinung.” Pungkas Asrofi.
Dalam sambutanya Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.HUM,menyatakan bahwa di bulan Mei yang merupakan bulan pendidikan, Kabupaten Sidoarjo telah memntukan sikap memilih kegiatan nyata melakukan Gerakan Nasional orang tua membacakan buku untuk anak. Kegiatan ini merupakan implementasi refleksi untuk mereruskan prinsip Ki Hajar Dewantara yang tersirat pada tujuan pendidikan.
Dan untuk membiasakan anak senang membaca harus diawali dari orang tua, karena orang tua harus memberi contoh, dengan gemar membaca akan meningkatkan kemampuan anak untuk mengoptimalisasi kemampuan berkomunikasi dan berbahasa sejak dini dengan baik.
“Dengan demikian anak – anak akan mampu memanfaatkan waktunya dengan baik dan mampu meminimalisir pemanfaatan pada anak – anak,” bilangnya
Ditengah kegiatan Bupati dengan di damping Wakil bupati Sidoarjo, Forkopimda dan Bunda PAUD, (ibu Bupati Sidoarjo), guru PAUD, Orang tua dan anak PAUD, melakukan teleconference dengan menteri Pendidikan dan Walikota Makassar, untuk penyelenggaraan Gernas Baku ini.
Sementara dari Manager MURI, Ariani Siregar, menjelaskan bahwa Kabupaten Sidoarjo telah mencatatkan 21 kegiatannya terspektakuler di MURI Indonesia, dimulai sejak tahun 2004 dengan membuat selendang Bordir terpanjang.
Dan pada saat ini MURI datang lagi ke Kabupaten Sidoarjo dengan mencatatkan kegiatan Gernas Baku dengan peserta terbanyak lebih dari 20.000 peserta yang merupakan urutan rekor MURI ke 8451, “ jelas Ari.
Ada 3 penghargaan yang diberikan oleh MURI pada pagi ini, yakni kepada Bupati Sidoarjo pemrakarsa pembacaan buku,
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo,
selaku penyelenggara dan Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dr. Sri Sutarsi, M.Si, atas rekor penyelenggaraan pembacaan buku oleh pasangan orang tua dan anak terbanyak.” Bilangnya ( yun/sud)







