Peristiwa

Disorot Banyak Pihak, Hubungan Bupati Jembrana dan Wakilnya Kian Tak Harmonis 

×

Disorot Banyak Pihak, Hubungan Bupati Jembrana dan Wakilnya Kian Tak Harmonis 

Sebarkan artikel ini

Jembrana,Sekilasmedia.com
Sejumlah pihak dibuat geleng kepala dengan hubungan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakilnya (Wabub) I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) yang belakangan disinyalir tidak harmonis. Hal itu, karena protes wabup Ipat yang meminta mutasi 66 ASN ditunda, namun tak digibris oleh bupati Tamba.

Sangking kentaranya, saat pelantikan para pejabat yang digelar bupati Tamba di ruang rapat Jimbarwana Lantai II, area Kantor Bupati Jembrana, Wabup Ipat pun tak nampak hadir.

Terkait hal itu, Wabup Ipat menyebut jika dirinya tidak dilibatkan dalam mutasi ke 66 ASN tersebut. Padahal saat mendapat kabar akan ada mutasi, ia telah menghubungi bupati, agar menunda dan dibahas kembali mengenai mutasi dan promosi.

“Kemarin saya sudah minta bupati agar menunda mutasi itu. Dengan harapan untuk dibahas bersama,” ujar Wabup Jembrana Ngurah Patriana Krisna atau Ipat, Sabtu (22/1/2022).

BACA JUGA :  Polsek Kalangbret Bersama Damkar Tulungagung Evakuasi Mobil Terbakar depan Soto sor sukun

Namun sayang pelantikan tetap dilaksanakan. Atas mutasi tersebut, Ipat menilai bupati Tamba tidak lagi memandang perlu saran dan masukan dari wakilnya. Bahkan perihal semacam ini bukan kali pertama Ipat tidak dilibatkan.

“Harusnya tanpa diminta, kita harus selalu diskusi. Mengingat masih satu paket yang bukan dari masing masing,” ungkapnya.

Usainya proses mutasi, Ipat mengaku tak bisa berbuat banyak. “Ini karena sudah dilaksanakan pelantikan. Meski demikian keputusan bupati tetap saya hormati. Walau di dalam proses tidak ada pembahasan bersama,” tambah Ipat menutup.

Sementara itu Bupati Jembrana Nengah Tamba, menyatakan, bila hubungannya dengan Wabup Ipat selama ini berjalan baik. Pun terkait mutasi sejumlah pejabat, wabup juga tetap dilibatkan. Hanya saja saat pelantikan ia tidak hadir.

“Saat pelantikan, wabub tengah berada di luar kota,” kata Bupati Jembrana.

Ditegaskan, bahwa pelantikan sejumlah pejabat Pemkab Jembrana, murni berdasarkan kinerja dan prestasi yang sesuai bidang masing masing. Bahkan dalam mutasi kali ini ada muatan politik.

BACA JUGA :  Diserang Ayam Aduan Bertaji, Bobotoh di Kalangan Tajen Denpasar Tewas di Tempat

“Saya tidak mau ada beban. Saya tidak punya keluarga yang jadi pegawai. Keluarga saya semua buruh dan tani. Dan apa yang saya lakukan ini murni untuk kepentingan Kabupaten Jembrana,” tandas bupati.

Sebelumnya pada Agustus 2021 lalu bupati Tamba telah memutasi 79 pejabat Eselon III dan Eselon IV. Yang dalam.mutasi kemarin, yakni Sukra Paing Matal, Jumat (21/1/2022), sebanyak 66 orang pejabat pemkab Jembrana dilantik dan diambil sumpahnya. Mereka terdiri dari 3 orang pejabat Eselon II, 7 orang Eselon IIIa, 20 orang Eselon IIIb, 23 orang Eselon IVa, dan 13 orang Eselon IVb. Pada saat acara mutasi juga dihadiri Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Sekda Jembrana I Made Budiasa, dan selururuh Pimpinan OPD Pemkab Jembrana. SN.