
Jombang,Sekilasmedia.com Di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), salah satu golongan masyarakat yang layak mendapatkan perhatian lebih adalah golongan lanjut usia (lansia).
Berdasarkan laporan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 (2021), jumlah pasien meninggal didominasi golongan lansia yang Diikuti dengan pasien meninggal yang berumur 46-59 tahun. Dilihat dari kejadian tersebut maka diadakan posyandu lansia seperti hari ini bertempat di lumbung padi Dusun Jaten Desa Jatipelem Kecamatan Diwek.Kamis(10/3/2022)
Ditinjau dari aspek kesehatan, pertambahan usia menyebabkan kematian tubuh lansia cenderung ikut semakin rentan terhadap berbagai keluhan fisik dan psikis Untuk mendukung kesehatan lansia maka diadakan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lansia yang diselenggarakan melalui program Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dalam hal ini Puskesmas Brambang.
Pada praktiknya, Posyandu Lansia melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial. Lantaran selama ini jika menyebut Posyandu, yang sering diketahui masyarakat adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada bayi dan ibu hamil. Di samping itu, keberadaan Posyandu Lansia memang tidak merata, karena dibentuk melihat situasi daerah apakah banyak terdapat lansia atau tidak tutur “Babinsa Jatipelem”.
Secara garis besar, Posyandu Lansia bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat, sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia selain itu juga terdapat kegiatan penyuluhan atau konseling kesehatan. Melihat salah satu praktiknya di Dusun Jaten Desa Jatipelem kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, minat lansia untuk mengikuti aktivitas di Posyandu tersebut cukup tinggi setelah dibuka kembali dalam situasi pandemi diantaranya pemeriksaan gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan diabetes secara gratis, tutur Bidan Desa Jatipelem ‘ Ibu Luluk M. S.Tr Keb’.
Pada dasarnya, kegiatan Posyandu Lansia ini kerjasama antara perangkat desa, Babinsa/Babibkabtibmas, para kader PKK tingkat RT/RW, organisasi suatu lansia atau komunitas yang melibatkan lansia di wilayah sehingga yang sangat diperlukan agar dalam situasi pandemi para lansia dapat tetap merasakan perhatian dan perlindungan, tegas Sertu Oktoni Agus Babinsa Jatipelem.(Pendim 0814)






