
Gresik, Sekilasmedia.com – Menuju Pemilu 2024 mendatang yang kurang 2 tahun, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah melakukan kebijakan strategis dibarengi dengan evaluasi dalam tubuh partai baik pusat maupun di daerah guna menyongsong pesta demokrasi terbesar di negara ini, melalui rapat kerja (raker).
Seperti yang dilakukan DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Gresik pada Minggu (20/3/2022), yakni mengadakan rapat kerja daerah yan berlangsung di Hotel KHAS Gresik.
Ketua DPD PKS Gresik Fahrizal Muhammad Kohar yang didampingi Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Adi Wisnugraha dan Sekretaris DPD PKS Danil Setiawan saat jumpa pers dengan awakmedia mengatakan rapat kerja daerah yang diadakan oleh DPD PKS Gresik kali ini merupakan bagian rangkaian rakernas di pusat dan rapat kerja wilayah Jatim
” Dalam Rakerda ini kita bicara dan berdiskusi, pertama tentang evaluasi pencapaian pemilu 2019 kemarin sekaligus melakukan perancangan-perancangan atau perencanaan-perencanaan untuk persiapan Pemilu 2024. Apalagi tahun 2022 ini, menjadi bagian penting untuk PKS Gresik merancang agar lebih baik lagi dan lebih betul lagi, setelah berkaca dari hasil evaluasi pemilu 2019 kemarin menunjukkan kurang maksimal,” ungkapnya.
Agar tidak terulang seperti pemilu 2019 lalu, menyongsong pemilu 2024 mendatang, maka PKS Gresik gerak cepat mulai dari sekarang agar hasilnya lebih maksimal. Targetnya bisa menghadirkan tokoh-tokoh atau anggota PKS dapat duduki di dewan, khusus di Kabupaten Gresik ini. Langkah PKS Gresik ini ternyata sejalan dengan harapan DPW PKS Jawa Timur.
” Rencana target sesuai musda satu fraksi atau minimal 1 kursi di dewan,” tegasnya.
Labih lanjut Fahrizal menambahkan bahwa Rakerda ini merancang berbagai strategi untuk memulai perjuangan itu. Dan mudah-mudahan hasil rakerda ini bisa dilaksanakan oleh pengurus tingkat kecamatan maupun desa. Untuk kemudian mengawali dan menata kembali beberapa dapil-dapil yang selama ini, baik prioritas kita maupun dapil-dapil baru yang mungkin secara umum ada potensi untuk memperbanyak suara kita di Kabupaten Gresik.
” Apalagi dengan adanya bonus demografi, potensi meraup anggota baru maupun suara dari kalangan milenial atau anak muda sangat besar, menilik hasil survei alternativ partai pilihan pada 2024 menyatakan 60 persen kaum milenial memilih PKS,” tukasnya
Sesuai hasil Rakerda yang akan kita laporkan nantinya, ke depan ada beberapa kegiatan sosialisasi dari DPD PKS Kabupaten Gresik guna merancang bagaimana untuk pemilu 2024. Selain itu, bersama MPD dan Dewan Etik Daerah (DED) untuk menentukan bagaimana kesiapan-kesiapan yang harus dilalui DPD PKS Kabupaten Gresik di tahun 2023 ini.
Sementara terkait kesiapan DPP PKS maupun DPD PKS Gresik untuk verifikasi parpol oleh KPU, sebelum pemilu 2024.
Ketua DPD PKS Gresik berujar,” Alhamdulillah secara struktur, kita sudah siap sebetulnya. Kalau yang tahun 2022, khusus kita ada pendaftaran verifikasi parpol, dan kita di PKS sudah mulai mempersiapkan verifikasi itu. Dan Gresik, Insya Allah untuk verifikasi sesuai dengan persyaratan dari penyelenggara pemilu yakni KPU, kita sudah memenuhi sebagai parpol yang siap mengikuti pemilu.”
Sedangkan di tahun 2024, alhamdulillah PKS tidak perlu verifikasi faktual namun cukup verifikasi administrasi dan Insya Allah Gresik sudah siap untuk itu, baik keanggotaan partai dan struktur di daerah-daerah sampai di kecamatan. Insya allah kita sudah lebih siap mengikuti pemilu 2024. Sementara itu gambaran rakerda kali ini, tuturnya.
Dan DPD PKS Gresik akan memanfaatkan bonus demografi saat ini untuk merekrut kader maupun simpatisan milenial,
Senada Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) DPD PKS Gresik Ade Wisnugraha menambahkan dengan mengusung semangat transformasi dan kolaborasi. Salah satunya kolaborasi adalah seperti yang dilakukan di pusat, wilayah maupun kabupaten.
Bentuk semangat kolaborasi Di kabupaten, yaitu dengan mengajak tokoh masyarakat untuk bergabung dengan PKS. Gampangannya kita beri baju sebagai dewan pakar, yang nantinya akan memberikan masukan ke PKS. Kalau di pusat, dewan pakar itu diisi atlit, purnawirawan TNI POLRI dan ada pemimpin media.
Untuk di Gresik memang sudah ada beberapa nama, akan diberikan pelatihan dan semoga di tahun 2022 ini segera terbentuk.
Itu salah satu bentuk kolaborasi, artinya kita terbuka dengan siapa saja untuk bergabung dengan PKS. Dan semangat kolaborasi timbul karena PKS sendiri tidak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri, maka butuh semua unsur dan salah satunya membuka kesempatan dewan pakar.
Selanjutnya semangat transformasi digital dimana media digital sebagai media komunikasi partai dalam menyampaikan pesan politik kepada publik sekaligus menjadi alat penguat partai. Dan poin terkait media digital akan dieksekusi dalam rakerda saat ini.
Hadir pada acara ini Ketua DPD PKS Fahrizal Muhammad Kohar, Bendahara DPW PKS Jatim Lilik Endarwati, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Adi Wisnugraha, Sekretaris MPD Syarifuddin, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Fahrizal Muhammad Kohar, Sekretaris DPD Danil Setiawan, Bendahara DPD Riyanti Di Isnaini, Bidang Kaderisasi Muchlisin. Kemudian, Ketua Dewan Etik Daerah (DED) Fahrudin Ahmad Sofwan dan Sekretaris DED Anwar Machzumi, beserta jajaran pengurus DPD, pengurus kecamatan dan desa. (rud)






