Daerah

Di Bulan Ramadhan, Kantor Cabang Pegadaian Syariah Kebomas Adakan Gathering Arrum Haji Dan Bukber Dengan Masyarakat

×

Di Bulan Ramadhan, Kantor Cabang Pegadaian Syariah Kebomas Adakan Gathering Arrum Haji Dan Bukber Dengan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Kepala Kantor Cabang Pegadaian Syariah Kebomas Kabupaten Gresik mengadakan Gathering Arrum Haji Langkah Mudah Menuju Baitullah dan acara Buka Bersama dengan masyarakat terutama nasabah pegadaian Gresik bertempat di Ballroom Hotel Khas Gresik jalan Panglima Sudirman Gresik.

Kepala Kantor Cabang Pegadaian Syariah Kebomas Musyarifatun mengatakan pada sore hari ini, kita bisa mengumpulkan masyarakat sekitar Kabupaten Gresik dalam kegiatan Gathering Arrum Haji dan buka puasa bersama di bulan ramadhan. Dan pada intinya kami memperkenalkan produk Arrum Haji yang dimiliki Pegadaian Syariah.

” Produk Arrum Haji ini adalah produk mendapatkan porsi Haji melalui Pegadaian Syariah. Kenapa kok harus melalui Pegadaian Syariah? Karena nasabah tidak perlu menabung dalam waktu yang lama untuk mengumpulkan uang senilai Rp. 25 juta,” ujarnya.

Tetapi, sambung Musyarifatun, nasabah cukup melampirkan persyaratan KTP, Surat Nikah dan KK. Kalau yang belum menikah atau masih berusia kurang dari 17 tahun melampirkan Akte Kelahiran dan Ijasah serta menyerahkan sekitar 3,5 gram atau senilai taksiran senilai Rp. 1,9 juta. Langsung akan mendapatkan porsi Haji dari Pegadaian Syariah.

BACA JUGA :  Polresta Sidoarjo Gelar Pemeriksaan Berkala Anggota

” Porsi Haji yang diperoleh dari pembiayaan Pegadaian Syariah boleh diangsur bisa sampai dengan 5 tahun. Jadi kalau masyarakat menginginkan sistem angsuran selama 5 tahun atau 60 bulan cukup menyisihkan angsuran per bulan Rp. 669.500,-.(Enam Ratus Enam Puluh Sembilan Ribu Lima Ratus Rupiah),” jelasnya.

Setelah angsuran lunas sesuai tenor yang sudah sepakati, maka emas

yang menjadi jaminan akan dikembalikan lagi kepada nasabah.

Emas tersebut bisa dipergunakan oleh yang bersangkutan untuk kebutuhan-kebutuhan yang lain. Termasuk untuk persiapan apabila nasabah tersebut ingin menggunakan kembali untuk porsi haji dikemudian hari.

Mengingat waiting listnya sudah semakin lama, karena waiting list untuk Jawa Timur kurang lebih 30 sampai 35 tahun. Alangkah baiknya, untuk masyarakat khususnya usia muda sudah punya azam untuk mendaftar porsi. Katakanlah usia 20 tahun ambil porsi sehingga Insyaallah nanti usia 55 tahun bisa naik haji, dimana usia sekian secara fisik masih kuat, bebernya sambil menekankan pentingnya produk Arrum Haji.

BACA JUGA :  Berkat Gus Fawait, Jember Raih 98,37 Persen Cakupan UHC Prioritas Anggaran 366,8 Miliar

Ternyata, produk ini juga terkaver asuransi jiwa, bila terjadi resiko senyampang angsuran di Pegadaian belum lunas, itu nanti kaver asuransinya melalui Pegadaian. Namun kalau sudah lunas terjadi resiko maka pelaporan langsung ke Kemenag.

Di akhir wawancaranya, Kacab Pegadaian Syariah Kebomas ini berharap, ” Dengan adanya gathering ini, yang menjadi salah satu solusi masyarakat yang ingin berhaji tetapi mengalami kesulitan mendaftar karena belum tersedianya dana cash Rp. 25 juta. Monggo bisa memanfaatkan produk Pegadaian Syariah “Arrum Haji”.” (rud)