TENTARAKU

Koramil 0814/10 Mojoagung Salurkan Bantuan BTPKLW Pangan Minyak Goreng

×

Koramil 0814/10 Mojoagung Salurkan Bantuan BTPKLW Pangan Minyak Goreng

Sebarkan artikel ini

Jombang,Sekilasmedia.com- Danramil 0814/10 Kapten Inf Muh. Fauzie melaksanakan penyaluran BTPKLW kepada masyarakat yang terdampak covid-19, ini merupakan program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung (BTPKLW) dan bentuk dukungan pemerintah kepada pelaku usaha mikro dalam upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19 di Kabupaten jombang.Rabu (18/5/2022)

Dalam upaya percepatan Program BLT Migor yang menggunakan skema BT-PKLWN ini, telah dilakukan persiapan teknis yang akan menjadi dasar dalam pelaksanaan penyaluran BLT Migor. Selain itu juga sedang dilakukan penyesuaian sistem aplikasi untuk menampung data dan pelaksanaan penyaluran bantuan.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 11 Sumobito Komsos Dengan Warga Binaanya Sebagai Sarana Jalin Kerjasama

Bantuan dari pemerintah dalam bentuk tunai ini diberikan kepada pelaku usaha dan warung dengan yang merupakan wilayah Koramil 0814/10 mojoagung dengan bantuan yang diberikan sebesar Rp. 300.000 untuk tiap penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kesulitan modal usaha masyarakat yang terdampak dari Pandemi Covid-19 dan mahalnya harga minyak goreng pada saat ini.

Aplikasi yang berbasis pendataan terhadap sasaran penerima Bantuan Langsung Tunai Pangan Minyak Goreng Bagi Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) antara lain pedagang asongan, kaki lima, menggunakan sepeda, gerobak, tenda, warung tegal, kopi dan rokok. Mereka yang mendapatkan bantuan tentunya akan diundang sesuai jadwal yang telah ditentukan dalam pengambilan.

BACA JUGA :  TMMD Ke-107 Amanah TNI Untuk Rakyat

Menurut Danramil 0814/10 Kapten Inf Muh Fauzie,”Bantuan ini diharapkan dapat menggerakkan kembali ekonomi masyarakat tingkat bawah untuk menjaga daya beli, keberlangsungan usaha dan penghidupan masyarakat yang menjalankan usaha mikro, terutama PKL dan pemilik warung.”

Selanjutnya,”sebelumnya sudah didata oleh Babinsa dan dilaksanakan pengimputan sehingga memudahkan penyaluran dan menghindari adanya penerima dobel, jadi dipastikan penyaluran bantuan ini tepat sasaran, karena para penerima bantuan itu terlebih dahulu didata oleh Babinsa, setelah menyalurkan bantuan kepada masyarakat ditandai dengan bukti penyerahan bahwa bantuan tersebut telah diterima,” ungkapnya.(Pendim0814)