Daerah

Para Caleg Gagal, Alami Gangguan jiwa (Setress). Siap Di Tampung RSJ Rajiman Wediodiningrat Lawang

×

Para Caleg Gagal, Alami Gangguan jiwa (Setress). Siap Di Tampung RSJ Rajiman Wediodiningrat Lawang

Sebarkan artikel ini

Malang, Sekilasmedia.com – Rumah Sakit Jiwa (RSJ.) Dr. Rajiman Wediodiningrat Lawang, berbenah dan mempersiapkan diri untuk menampung para caleg yang alami gangguan kejiwaan (Stress) paskah kalah dalam Pertarungan di ajang Pemilihan Legislatif (17 April 2019) mendatang.

Menurut Kepala Bidang Medik Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Rajiman Wediodiningrat Lawang, dr Gunawan MMRS mengatakan , Rumah sakit akan lebih mempersiapkan melayani kasus pasien gangguan kejiwaan, termasuk salah satunya akibat gagal terpilih menjadi wakil rakyat di Pemilu 2019

” Kami siap menghadapi ‘endemi’ gangguan kejiwaan sa’at musim gagal pencalegan.” Ucap Gunawan Kamis (28/2/2019) siang.

BACA JUGA :  Inilah Simulasi Pernikahan Yang Pertama di Aston Mojokerto

Ditambahkan Gunawan , untuk mengantisipasinya dengan mensosialisasikan ke dokter, psikolog, perawat dan karyawan lain tentang kemungkinan-kemungkinan kunjungan pasien dengan kasus gagal harapan dan cita2 terlebih di musim politik.

Dan tidak memberikan prioritas pelayanan terhadap kasus yang ditimbulkan dari kontestan pemilu legislatif

” Semua pasien diperlakukan sama di Rumah sakit jiwa ini dan kami tidak tebang pilih ataupun ada yg di istimewakan namun yang beda adalah standar fasilitasnya.” lanjut Gunawan .

Berbekal dalam penanganan serta pengalaman di ajang pemilihan Legislatif lima tahun lalu, dipastikan akan menerima pasien dengan latar belakang gagal pencalegan. Karena sudah musim layaknya penyakit demam berdarah atau lainnya.
Lanjut dengan gaya bicara canda’an : Gunawan memastikan tidak perlu penerapan KLB (Kondisi Luar Biasa) seperti penyakit demam berdarah untuk penangan intensive.

BACA JUGA :  Baru Pertama di Mojokerto, Gus Barra Meresmikan Program Desa Digital Sumbertanggul

Ribuan caleg dan DPD akan bersaing sesuai tingkatan masing-masing. Gesekan para caleg dan kegagalan dipastikan akan berdampak pada kejiwaan pribadi caleg. Sehingga sangat tergantung dari managemen pengelolaan emosional (stress) masing-masing.

” Semoga untuk para caleg yang kalah bisa menerima dengan lapang dada dan tak sampai alami gangguan kejiwa’an.”Pungkas Dr. Gunawan. (Joef).