Daerah

Hasil Penelusuran Yayasan Sakral Nusantara Disitus makam Mbah Blawu Telah Di Ekskavasi Oleh Tim Purbakala

×

Hasil Penelusuran Yayasan Sakral Nusantara Disitus makam Mbah Blawu Telah Di Ekskavasi Oleh Tim Purbakala

Sebarkan artikel ini

Jombang,sekilasmedia.com -Tim purbakala mengekskavasi situs makam keramat mbah blawu di desa sukosari, dusun sukosari, kecamatan jogoroto, kabupaten jombang setelah di expose tim yayasan sakral nusantara. Kamis 22/09/2022

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan melakukan ekskavasi hari keempat di Situs Mbah Blawu, Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto.

Ekskavasi yang dilakukan tersebut untuk memetakan konstruksi bangunan di bawah tanah area makam Mbah Blawu, sebagaimana untuk mempertahankan situs peninggalan sejarah yang diperkirakan dibangun sebelum masa Kerajaan Majapahit

Tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) terus melakukan ekskavasi lokasi makam keramat mbah Blawu yang sebelumnya pernah di expose oleh tim yayasan Sakral Nusantara satu tahun yang lalu. Tim Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 11 Jawa Timur sebut memungkinkan jadi situs terbesar.

Hal tersebut disampaikan oleh Aan Teguh Prihanto yang akrab dengan sapaan Ki Ageng Antep, selaku penasehat Yayasan Sakral Nusantara pada kamis, 22/09/2022

BACA JUGA :  *TMMD, Dinas PMD Kabupaten Mojokerto Sosialisasikan BUMDesa*

Ki Ageng Antep mengatakan disitus Mbah Blawu ini terdapat sebuah padepokan yang dulunya menjadi tempat para pendekar berguru untuk mencari ilmu.

Ia juga mengatakan, dalam penelusuran tim Yayasan Sakral Nusantara bersama mediator yang sengaja dirasuki mahluk ghaib pada hari kamis 17 agustus 2021 satu tahun yang lalu, mediator tersebut mengatakan bahwa di makam mbah blawu terdapat 9 makam dan sebuah padepokan yang dulunya menjadi tempat bergurunya para pendekar kerajaan.

Lanjutnya. Adapun dari kesembilan makam yang ditemukan oleh tim supranatural Yayasan Sakral Nusantara ketika mengexpose dengan cara bermediasi bersama mediator yang dirasuki mahluk ghaib yakni. Makam Eyang Kusumo, Raden Danu, Eyang Legi, Eyang Putro Jenggolo, Eyang Siti, Mbah Suro, Mbah Duro, Mbah Loreng, dan Eyang Putri Endang Sari.

“Pada saat tim supranatural Yayasan kami mengexplore makam mbah blawu ini sekitar satu tahun yang lalu. Mediator Yayasan Sakral Nusantara mengungkapkan bahwa, dimakam mbah blawu terdapat sebuah padepokan yang pada masa sebelum kerajaan Majapahit menjadi tempat bergurunya para pendekar sakti mandraguna. Ujar Ki Ageng Antep

BACA JUGA :  Favehotel Sidoarjo Jadi Tuan Rumah Archipelago Engineering Bootcamp 2022

Prihal tersebut dikuatkan dengan penelitian tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) setelah nampaknya sebuah situs bangunan yang ada di area makam mbah blawu dalam ekskavasi yang pertamakalinya, senin 19/09/2022. Tambahnya

Hasil penelitian tim BPCB, bahwa bangunan situs yang ditemukannya diarea makam mbah blawu tersebut ialah bangunan di era zaman sebelum kerajaan Majapahit. Imbuh Ki Ageng Antep

Tim Yayasan Sakral Nusantara merasa senang dengan tindak lanjut yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) untuk mengekskavasi situs tersebut.

Kami dari Yayasan Sakral Nusantara mengucapkan terimakasih kepada dinas terkait yang telah menindak lanjuti untuk mengekskavasi situs tersebut, karena dengan menguri-uri sejarah dan merawat situs yang mempunyai nilai sejarah akan menjadikan suatu pengingat buat anak cucu generasi yang akan datang, sebagai mana supaya tetap melestarikan budaya dan mengingat akan sejarah yang ada dibumi nusantara. Tutup Ki Ageng Antep