
Probolinggo, Sekilasmedia.com – Guna menambah wawasan dan pemantapan jelang Pemilihan Umum (pemilu) yang akan dilaksanakan 17 April 2019 mendatang, maka Bertempat aula rapat lantai 2 Paseban Sena Hotel dan Resto Jl. Suroyo No 50 – 52 Kota Probolinggo Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan dan Penerapan Sistem Pengamanan yang efektif dan efisien dalam Pemilu 2019 di kota Probolinggo, Selasa (19/3).
Kegiatan ini dihadiri H. Ahmad Hudri, ST, MAP (Ketua KPUD Kota Probolinggo), Kapten Czi Bagus Handoko (Pjs Pasi Intel Dim 0820/Probolinggo), Kapten Inf Gatot (Danramil 0820/01 Kota Probolinggo)
4. Kapten Cpl Eko (Danramil 0820/02 Wonoasih), Iptu Sono (Kanit reskrim Polsek Mayangan Kota Probolinggo), Tirmidzi, SH (Komisioner KPUD Kota Probolinggo Divisi hukum), Djoko Wahyudi ST, MT Komisioner KPUD Kota Probolinggo Divisi Perencanaa dan Data KPUD Kota Probolinggo), Yahya Ulumudin, SE (Komisioner KPUD Kota Probolinggo Divisi SDM dan Parmas), Azam Fikri, SE (Ketua Bawaslu Kota Probolinggo), Ir. Dwi Putranto (Skretaris KPUD Kota Probolinggo), Drs Hartono (Kesbangpol Linmas Kota Probolinggo), Susilo (Satpol PP Kota Probolinggo), Ketua PPK Se Kota Probolinggo, Ketua Panwascam Se Kota Probolinggo dan Perwakilan Kecamatan dan Kelurahan se Kota Probolinggo.
Ketua KPU kota Probolinggo, H. Ahmad Hudri, ST, MAP dalam sambutannya intinya menyampaikan persiapan KPU dalam menyongsong Pemilu bulan mendatang sudah maksimal, termasuk packing perlengkapan dan kesiapan pendistribusian logistik. Kami targetkan tanggal 7 April 2019 ceking dan packing perlengkapan sudah selesai. Selain itu kami juga melibatkan pihak yang berperan nantinya dalam distribusi logistik dan rekapitulasi serta keterlibatan Sekretariat PPK maupun PPS, secara SOP untuk logistik didistribusikan ke PPK berpedoman pada kondisi Kabupaten Probolinggo yang notabene wilayahnya luas, akan tetapi untuk kota Probolinggo langsung di distribusikan ke PPS karena wilayahnya bisa di jangkau.Ujarnya.
Hudri juga menyampaikan bahwa pihaknya menggunakan beberapa tahapan untuk meminimalisir kesalahan pada saat menerima surat suara, dan logistik sesuai dengan kebutuhan, selain surat suara dan kotak suara semua logistik ada di kantor KPU. Secara SOP logistik Pemilu, 14 hari sebelum pelaksanaan logistik Pemilu sudah ada di PPK akan tetapi dari hasil rapat koordinasi KPUD Kota Probolinggo H- 1 logistik di bagikan ke PPS. Selain itu pada saat pendistribusian di harapkan berkoordinasi dengan lurah dan aparat keamanan, dan saling kroscek sehingga tidak ada kesalahan fatal seperti tertukarnya kotak suara dan surat suara.tambahnya.
Adapun data dasar personil penghitungan suara dan rekapitulasi Pemilu 2019 dikota Probolinggo, terpantau Jumlah TPS : 605 : 4.235 personil KPPS dan 1.210 personil Linmas. Jumlah TPS DPTb : 2 TPS Lapas : 14 personil KPPS dan 4 personil Linmas, Jumlah kelurahan : 29 – 87 personil PPS dan 87 personil sekertariat PPS. Dari jumlah Kecamatan sebanyak 5 – 25 personil PPK dan 15 personil sekertariat PPK, sehingga total Jumlah tenaga yang digunakan sebanyak 5.677 orang.
Sementara Iptu Sono, Kanit Reskrim Polsek Mayangan Kota Probolinggo yang mewakili Polres Probolinggo dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Kapolre dan Kabag Ops tidak bisa hadir karena ada agenda yang tidak bisa diwakilkan yakni menerima kunjungan dari Mabes Polri.
Iptu Sono mengatakan perlu kerjasama yg baik dari semua instansi terkait , dari pihak Kepolisian ada yg bertugas 1 polisi memonitor enam TPS, sehingga butuh sinergitas dari instansi terkait. Koordinasi sangat dibutuhkan dalam memenuhi target suksesnya pelaksanaan Pemilu ini, maka dari itu kami berharap adanya kerjasama dan sinergitas dari instansi yang terlibat dalam pemilu ini.Ujarnya.
Selain dari Polres, sambutan juga disampaikan oleh Kapten Czi Bagus Handoko (Pjs Pasi Intel Dim 0820/Probolinggo) yang intinya mengatakan terkait mekanisme pendistribusian logistik suara ada beberapa lokasi yang perlu di waspadai termasuk di Kecamatan Mayangan dan sudah di ploting personil untuk pengamanan kotak suara.
Agenda rakor berjalan lancar yang juga diisi pemaparan dari Azam Fikri, SE (Ketua Bawaslu Kota Probolinggo) dan Susilo dari Satpol PP Kota Probolinggo. Sesuai dengan tujuan Rakor tersebut yakni untuk mengecek semua persiapan pengamanan penyelenggaraan Pemilu di wilayah Kota Probolinggo sehingga berjalan aman tanpa gangguan apapun. Kemudian agar dalam penyelenggaraan Pemilu nantinya bisa berjalan sinergis serta bisa menemukan solusi terhadap kendala yang dihadapi baik Pra maupun Pasca pemungutan suara. (Rul/Sf).





